Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 13-01-2026
  • 478 Kali

Tim Wasev Kodam V/Brawijaya Tinjau Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep

Media Center, Selasa (13/01) Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Kodam V/Brawijaya melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 0827/Sumenep, Selasa (13/01/2026). Kedatangan waktu untuk meninjau langsung kemajuan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi salah satu program penguatan ekonomi desa di Kabupaten Sumenep.

Kunjungan yang dipimpin Ketua Tim Wasev Kodam V/Brawijaya Kolonel Inf Agus Supriyanto ini diawali dengan paparan Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Arm Bendi Wibisono, SE, M.Han, di Makodim setempat. Dalam paparannya, Bendi menjelaskan capaian pembangunan, pola pendampingan di lapangan, dan tantangan teknis yang dihadapi di setiap lokasi.

Setelah itu, Tim Wasev turun langsung meninjau tujuh titik pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang tersebar di Kecamatan Lenteng, Batuan, Kota Sumenep, dan Pragaan. Kemajuan pembangunan di masing-masing desa tercatat bervariasi, mulai dari tahap awal di kisaran 2,27 persen hingga pembangunan yang telah mencapai 50 persen.

Dalam peninjauan tersebut, Tim Wasev melakukan pengecekan kualitas pekerjaan konstruksi, kesesuaian spesifikasi bangunan, serta efektivitas pengawasan yang dilakukan oleh unsur pelaksana di lapangan. Tim juga berdialog dengan konsultan pengawas dan kepala tukang untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar.

Kolonel Inf Agus Supriyanto menekankan bahwa kegiatan Wasev tidak semata-mata bersifat pemeriksaan administratif, melainkan bagian dari upaya memastikan tidak adanya program.

“Koperasi Desa Merah Putih ini bukan sekedar proyek fisik, namun merupakan instrumen strategi untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, kualitas pembangunan, ketepatan waktu, dan akuntabilitas pelaksanaannya harus benar-benar dijaga,” ujar Agus.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan koperasi sangat ditentukan oleh sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

“Pengawasan ini kami lakukan agar koperasi yang dibangun benar-benar siap difungsikan dan memberi dampak ekonomi jangka panjang,” katanya.

Sementara itu, Bendi Wibisono menyampaikan bahwa jajaran Kodim berkomitmen mengawal program tersebut hingga tuntas.

“Kami menempatkan Babinsa untuk melakukan pendampingan secara berkelanjutan. Tujuannya agar pembangunan berjalan sesuai rencana sekaligus memastikan koperasi nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat desa,” ujarnya.

Menurut Bendi, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Sumenep diharapkan menjadi fondasi penguatan ekonomi lokal yang dikelola secara transparan dan berorientasi pada kepentingan warga.

“Harapannya, koperasi ini mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

(Dim, Han)