Media Center, Kamis (08/01) Sebagai upaya mendorong inovasi pendidikan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep menggelar kegiatan Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) tahun 2026 dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia. Acara berlangsung di Gedung Workshop MAN Sumenep, Rabu (07/01/2026).
Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep Abdul Wasid. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan penghargaan kepada para guru dan tenaga kependidikan madrasah yang terus berinovasi dan berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Sumenep.
“Anugerah GTK merupakan bentuk penghargaan sekaligus motivasi bagi para pendidik agar terus berkreasi, berinovasi, serta meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Hal ini sejalan dengan semangat HAB ke-80 Kemenag RI untuk memperkuat peran pendidikan dalam mencetak generasi unggul dan berakhlak,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, terdapat dua kategori lomba yang dipertandingkan. Pada kategori inovasi media pembelajaran, ditetapkan sebanyak lima nominator dari setiap jenjang pendidikan, yakni Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Para nominator menampilkan berbagai inovasi media pembelajaran kreatif yang telah diterapkan di madrasah masing-masing.
Selain itu, kategori artikel populer kependidikan terpilih sepuluh nominator yang mencetak karya tulis inovatifnya di hadapan dewan juri. Karya-karya tersebut mengangkat beragam gagasan dan praktik baik dalam dunia pendidikan madrasah.
Wasid berharap kegiatan Anugerah GTK dapat menjadi wadah berbagi inspirasi serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru di lingkungan madrasah, sekaligus memperkuat komitmen insan pendidikan Kemenag dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat.
(Rilis-KankemenagMujib/ismi, Han)