Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 19-02-2026
  • 312 Kali

Tingkatkan Inovasi Olahan Ikan, Poklahsar Sumur Tumpang Ikuti Workshop Diversifikasi

Media Center, Kamis ( 19/02 ) Guna terus memperkuat kualitas serta daya saing produk olahan hasil perikanan, Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Sumur Tumpang dan Poklahsar Sumber Laut Desa Gedugan Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep mengikuti Workshop Diversifikasi dan Inovasi Produk Pangan.

Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, dilaksanakan secara daring via Zoom, diikuti berbagai Poklahsar dari sejumlah daerah di Indonesia.

Workshop Diversifikasi bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha pengolahan hasil perikanan, agar mampu menciptakan produk inovatif, bernilai tambah, dan berdaya saing di pasar lokal maupun nasional.

Salah satu Anggota Poklahsar Sumur Tumpang, Martin mengaku, dalam workshop peserta mempelajari materi diversifikasi dan inovasi produk pangan edisi Shrimp Roll.

Poklahsar Sumur Tumpang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas wawasan, sekaligus meningkatkan keterampilan dalam mengolah produk perikanan.

"Meskipun materi pelatihan berbeda dari produk yang kami kelola, workshop ini tetap memberikan pengetahuan baru dalam pengolahan hasil laut," ungkapnya usai mengikuti Workshop via Zoom, Kamis (19/02/2026).

Ia menilai, kegiatan tersebut sangat memberi inspirasi bagi pengembangan produk olahan ikan yang lebih variatif serta memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Di tempat berbeda Ketua Poklahsar Sumber Laut Desa Gedugan Hosniyatul Aini mengungkapkan, melalui workshop tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan mendorong pelaku usaha untuk berinovasi, agar produk perikanan tidak hanya dipasarkan dalam kondisi segar, tetapi juga diolah menjadi produk siap konsumsi dengan nilai tambah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sumenep, Agustiono Sulasno, menegaskan, inovasi produk berperan penting dalam meningkatkan pendapatan kelompok, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis sumber daya laut.

“Kami berharap, Poklahsar yang berpartisipasi pada pelatihan tersebut dapat mendorong pengembangan produk unggulan yang kreatif dan kompetitif, sekaligus memperkuat pemberdayaan pelaku usaha kecil sektor kelautan dan perikanan,” tegasnya. (KIM-Konengan/Ismi,Fer)