Media Center, Rabu (31/12) puluhan santri Madrasah Darul Ulum Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, penuh menampilkan kreativitas dalam Parade Unik Keindahan Dunia yang digelar pada Rabu (31/12/2025). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Class Meeting 2025 yang berlangsung setelah ujian semester.
Parade bertema Keindahan Dunia tersebut dimulai pukul 07.00 WIB dan terbuka untuk umum. Santri tampil mengenakan kostum warna-warni dengan beragam konsep, mulai dari nuansa tradisional hingga futuristik. Berbagai tema negeri, budaya, dan imajinasi alam semesta dihadirkan, menciptakan suasana meriah dan edukatif.
Antusiasme tidak hanya datang dari para santri, tetapi juga dari masyarakat sekitar, orang tua, dan alumni yang ikut menyaksikan pertunjukan pawai. Rute parade dimulai dari halaman Pondok Pesantren Darul Ulum, melintasi wilayah Pelar Soga' dan Pajikaran, lalu kembali finis di area pesantren.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan penampilan Laskar Ma'arif Band yang menghibur peserta dan penonton melalui lagu-lagu daerah dan Islami, memadukan unsur tradisional dan modern. Panitia juga menyiapkan hadiah kecil sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan semangat para peserta.
Parade dibuka langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum, Nyai Hj. Shulhah Syarifah. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya sekaligus memperluas wawasan global para santri. Ia juga mengaku bangga melihat antusiasme dan kreativitas peserta yang tampil dengan penuh semangat.
Ketua Panitia Rapat Kelas Madrasah Darul Ulum 2025 Numairah As-Sayamadani, menjelaskan bahwa parade tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang diadakan setiap selesai ujian semester. Menurutnya, kegiatan itu dirancang sebagai ruang ekspresi kreativitas sekaligus memperkuat kebersamaan antarwarga madrasah.
Parade Unik Keindahan Dunia menjadi salah satu rangkaian kegiatan Class Meeting OSIM Darul Ulum yang telah berlangsung sejak Senin (29/12/2025). Melalui kegiatan ini, madrasah berharap tradisi positif yang mendorong kreativitas, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
(Miko, Han)