Media Center, Senin (13/07) Harapan warga Dusun Karang, Desa
Mandala, Kecamatan Rubaru untuk memiliki jembatan yang aman akhirnya mulai
terwujud. Setelah bertahun-tahun bergantung pada jembatan anyaman bambu, kini
pembangunan jembatan beton resmi dimulai melalui program Karya Bakti Skala
Besar (KBSB) Bakti TNI AD untuk wilayah Madura.
Progres pembangunan dipastikan berjalan setelah Senin (13/07/2026),
Komandan Kodim (Dandim) 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada meninjau langsung
lokasi pekerjaan. Dalam peninjauan itu, Dandim didampingi Kasdim 0827/Sumenep
Mayor Cpl Suwandi, Danramil, Perwira Teknis Jembatan Letda Czi Junaefi, para
Babinsa, dan tokoh Masyarakat.
Saat itu pekerjaan telah memasuki tahap penggalian pondasi
yang menjadi dasar pembangunan jembatan beton permanen.
Kepada Media Center Diskominfo Sumenep, Citra Persada
mengatakan, pembangunan jembatan merupakan bagian dari komitmen TNI AD membantu
mengatasi kesulitan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang
benar-benar dibutuhkan warga.
"Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai
rencana dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Jembatan ini akan
membuka akses yang lebih aman, memperlancar mobilitas warga, sekaligus
mendukung aktivitas ekonomi, terutama para petani," tegasnya.
Selama ini, warga hanya mengandalkan jembatan anyaman bambu
untuk beraktivitas. Kondisinya kerap membahayakan, terutama saat musim hujan
karena licin dan mudah rusak. Akibatnya, petani sering kesulitan mengangkut
hasil panen.
Mualaf, salah seorang warga setempat, mengaku pembangunan
jembatan tersebut menjadi kabar yang paling ditunggu masyarakat. Menurutnya,
kehadiran jembatan beton akan mengakhiri kekhawatiran warga saat melintas.
"Alhamdulillah, akhirnya yang kami tunggu terwujud.
Dulu kalau hujan kami waswas setiap lewat karena jembatannya dari bambu.
Sekarang masyarakat sangat bersyukur. Semoga cepat selesai supaya aktivitas dan
membawa hasil panen jadi lebih mudah," ucapnya.
Pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi solusi jangka
panjang bagi masyarakat Desa Mandala sekaligus memperkuat konektivitas
antarwilayah melalui program Bakti TNI AD di Pulau Madura.
(Dim, Han)