Media Center, Senin ( 13/07 ) Sebagai bentuk penghargaan dan Apresiasi terhadap pendidikan anak usia dini, Kepala Desa Parsanga, Mohammad Sholehoddin, hadir di tengah-tengah siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) Pelita Pasca Banabaya, bertepatan hari pertama siswa masuk kelas sekaligus pembukaan Masa Perkenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026, Senin (13/07/2026).
Kehadiran Kades ini, guna memberikan semangat dan dukungan kepada para siswa-siswi TK yang dibangun Pemdes Parsanga melalui Dana Desa (DD) dan baru buka dua kelas, yakni kelas A dan B, yang berlokasi di sebelah barat Balai Desa Parsanga Kecamatan Kota Sumenep.
“Syukurlah, sekarang sudah ada dua kelas, setelah kelas kedua dibangun tahun lalu, sehingga lengkap dan bisa menerima siswa baru tahun ini. Kelas A sudah ada siswa baru 24 siswa dan masih bisa bertambah. Sedangkan kelas B berjumlah 27 siswa,” ujarnya.
Diakui Sholehuddin, jika pembangunan gedung dan fasilitas TK Pelita Pasca Banabaya dibangun bertahap yang dianggarkan melalui Dana Desa (DD). Sehingga, siswa yang mayoritas merupakan warga Desa Parsanga bisa sekolah dengan gratis tanpa uang pembangunan maupun SPP.
"Termasuk gaji para guru dan Kepala Sekolah juga dibiayai dari DD. Namun, fasilitas untuk seragam mereka membeli sendiri," akunya.
Menurutnya, upaya Pemdes Parsanga yang didukung TP-PKK untuk membangun sarana pendidikan yang memadai dan merupakan milik desa bisa terwujud. Sehingga anak-anak usia dini di desanya bisa sekolah di desanya sendiri.
“Kami juga masih mengupayakan TK Pelita Pasca Banabaya ini segera tersertifikasi melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, sehingga bisa mengurangi biaya operasional melalui Biaya Operasional Pendidikan (BOP),” tandasnya.
Di samping fasilitas gedung yang memadai dengan dilengkapi AC, TK Pelita Pasca Banabaya juga dekat dengan Ponkesdes serta nantinya ada Koperasi Desa yang bangunannya juga sudah rampung dan tinggal operasionalnya.
Sementara Kepala TK Pelita Pasca Banabaya, Nelly Fauziyah, menjelaskan, lembaga pendidikan yang dipimpinnya memiliki visi untuk membentuk anak yang berakhlak, cerdas, ceria, terampil, mandiri, serta sehat jasmani dan rohani.
Sedangkan misinya yakni, untuk menanamkan nilai-nilai religius pada anak, memberikan layanan pendidikan sebaik mungkin sesuai dengan kebutuhan anak melalui bermain sambil belajar.
“Kemudian visi berikutnya untuk mengembangkan bakat anak yang dimiliki, melatih anak mandiri, tanggung jawab, serta kedisiplinan,” jelasnya.
Pihaknya berharap, dengan adanya TK Pelita Pasca Banabaya Desa Parsanga bisa dimanfaatkan oleh warga, sehingga tidak perlu lagi sekolah yang jauh dari tempat tinggalnya.
Nelly juga berharap, dukungan terus datang dari semua kalangan agar Parsanga menjadi desa layak anak dengan memenuhi hak anak. ( Ren, Fer )