News Room, Kamis ( 08/10 ) Pelaksanaan program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 95 di Kabupaten Sumenep yang akan dilaksanakan selama 18 hari, sejak tanggal 8 hingga 25 Oktober 2015 di Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding, Sumenep, pembukaannya dilaksanakan di Lapangan Upacara Kecamatan Ganding, Kamis (08/10).
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Anton Setiadi yang bertindak sebagai Inspektur Upacara Pembukaan TMMD, ketika membacakan sambutan Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jendral TNI Moelyono sebagai penanggung jawab kegiatan operasional TMMD menyatakan, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Sumenep, diharapkan TNI mampu menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebab, Program TMMD ini adalah program lintas sektoral yang melibatkan TNI dan Polri untuk membangun bangsa dalam rangka menjaga negara kesatuan RI.
Karena itu diharapkan, dengan program TMMD ini dimaksudkan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dengan semangat gotong royong.
“TMMD selama ini telah membantu program daerah. Kami harapkan program ini juga bisa mewujudkan ketahanan masyarakat yang tangguh dari berbagai ancaman,” tegasnya.
Sementara, Pangdam V/Brawijaya Jawa Timur Mayor Jenderal TNI Sumardi, juga mengungkapkan, program TNI Manunggal Membangun (TMMD) ke 95 ini memiliki 2 jenis pembangunan, yakni fisik dan non fisik.
Untuk non fisik ada penyuluhan tentang kebangsaan. Hal itu dimaksudkan, agar meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya kesatuan Republik Indonesia. Sedangkan fisik, yakni pembangunan fasilitas umum seperti MCK, pengaspalan jalan, dan pembuatan tandon air.
“Kami berharap, TNI yang terlibat dalam program TMMD ini bisa berbaur dengan warga setempat, sehingga hubungan TNI dengan masyarakat benar-benar terbangun dengan baik,”ungkapnya.
Karena itu, pihaknya berharap kepada seluruh anggota TNI saat berada ditengah-tengah masyarakat, TNI harus membaur dengan masyarakat, dan tidak boleh ada pemisah antara TNI dengan masyarakat.
Sesuai tema TMMI kali ini “Dengan semangat kemanunggalan TNI, Polri, Kementerian, Lembaga pemerintah non Kementerian, Pemerintah Daerah, dan seluruh komponen bangsa lainnya, kita laksanakan percepatan pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan”.
Usai upacara pembukaan TMMD, Kapolda Jatim, Irjen Pol Anton Setiadi, Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Sumardi, Bupati Sumenep, Dr. KH. A Busyro Karim, M.Si, Wakil Bupati, Ir. H. Soengkono Siddik, S.Sos, M.Si, Kapolres Sumenep, AKBP Rendra Radita Dewayana, Komandan Kodim 0827, Letkol Inf Permadi Azhari, Sekda Kabupeten Sumenep, Drs. Hadi Soetarto, M.Si, dan sejumlah pejabat lainnya, meninjau stand pameran produk unggulan dan kegiatan sosial di area lapangan upacara dan dilanjutkan peninjauan ke lokasi pelaksanaan program TMMD di Desa Gadu Timur, Kecamatan Ganding. ( Ren, Esha )