Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-02-2019
  • 847 Kali

Warga Sumenep Heboh Sumur Bor Keluar Semburan Api Dan Air

Media Center, Kamis ( 14/02 ) Warga di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tepatnya di Dusun Jandir, Desa Batang-batang Laok, Kecamatan Batang-batang, heboh dengan penggalian sumur bor mengeluarkan semburan api dan air keruh.

Semburan api dan air keruh itu keluar ketika pengeboran sumur milik H. Ilyas (60) mencapai kedalaman sekitar 35 meter.

“Penggalian sumur bor itu bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, namun justru mengeluarkan semburan api dan airnya keruh,” kata tokoh masyarakat setempat, Adam Wiyono, Kamis (14/02/2019).

Dengan kejadian itu, aktivitas pengeboran dihentikan. Dan di lokasi sudah terpasang garis polisi.

Saat ini lokasi semburan api di sumur bor menjadi tontonan warga sekitar, bahkan warga tetangga desa mulai berdatangan dan membuat heboh warga di wilayah setempat.

Sementara Kepala Kantor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Sumenep, Abdul Kahir, meminta warga untuk tetap tenang dan tidak melakukan aktivitas apapun di lokasi termasuk main api dari semburan itu.

"Kami imbau masyarakat tenang dan jangan main api di atas gas tersebut. Karena belum diketahui apakah mengandung gas beracun atau tidak," pinta Kahir, ketika dihubungi melalui Whatsapps.

Ia juga mengungkapkan, dugaan sementara tanah yang digali untuk sumur itu terdapat kandungan gas metan. Hal tersebut seperti halnya kejadian di Kecamatan Manding, Rubaru dan Pasongsongan.

Tindakan mengantisipasi hal itu yakni pada lubang sumur bor itu dipasang selonjor paralon ukuran cukup besar berdiri agar gas menguap ke udara. Kemudian tidak ada yang membakar sampah atau merokok di sekitar lokasi.

"Warga tidak boleh membakar ikan atau jagung di api, karena gasnya kuatir beracun dan masyarakat tidak berdiri lama dan menghirup udara dekat lokasi. Biasanya beberapa hari kemudian, tekanan gas akan berkurang dan akhirnya lubang bor ditutup batu dan semen cor," pungkasnya. ( Nita, Fer )