Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 04-07-2012
  • 436 Kali

Warga Sapeken Audiensi Dengan Bupati Sumenep

News Room, Kamis ( 05/07 ) Puluhan warga Pulau/Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Kamis (05/07) pagi, melakukan audiensi dengan Bupati setempat, KH. A. Busyro Karim, M.Si. Mereka meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, untuk bertindak cepat mengatasi tersendatnya transportasi laut ke kepulauan setempat. Juru bicara, A. Suraini, menjelaskan, pihaknya terpaksa harus menemui Bupati Sumenep, guna menanyakan secara langsung terkait jalan keluar persoalan kapal ke Kangean dan Sapeken. “Kami menilai kapal Dharma Bahari Sumekar (DBS) I dan II milik PT. Sumekar tidak lagi bisa dipaksakan untuk digunakan melayani lintasan Kalianget-Kangean. Ini sudah dua bulan transportasi laut ke Kangean dan Sapeken tersendat,” katanya. Dengan kondisi itu, kata Suraini, saatnya Pemkab Sumenep, dalam hal ini Bupati agar memberikan tindakan tegas terhadap pimpinan PT. Sumekar, atas tidak beroperasinya dua kapal tersebut. “Pimpinan PT. Sumekar harus bertanggungjawab terhadap terlantarnya warga Kangean dan Sapeken, akibat kapal DBS I dan II tidak berlayar sejak dua bulan lalu,” terangnya. Sementara itu, Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si, melalui Kepala Bagian Humas, Pemkab Sumenep, Abd. Kahir, SE. M.Si berjanji akan memperbaiki transportasi laut. Dalam jangka waktu 10 hari kedepan, pihaknya akan mendatangkan kapal dari pelabuhan Tanjung Perak Surabaya utamanya dijalur keperintisan. “Saat ini kami dalam proses pembicaraan dengan pihak Pelabuhan Tanjung Perak. Sedangkan untuk rumah singgah, kami sudah berkoordinasi dengan PT. Garam untuk menggunakan bangunan yang terdekat di Pelabuhan Kalianget,” ujarnya. Kahir berharap, calon penumpang dari kepulauan yang saat ini tertahan di Pelabuhan Kalianget, karena cuaca buruk dan tidak adanya kapal berangkat, agar lebih bersabar. “Kami sudah menerjunkan tim dari Pemkab untuk memberikan konsumsi setiap hari kepada calon penumpang yang ada di pelabuhan,” pungkasnya. ( Nita, Fery )