News Room, Jumat ( 11/05 ) Warga di Kecamatan Kangayan (Pulau Kangean), Kabupaten Sumenep, mengeluhkan sulitnya transportasi laut diwilayahnya. Kondisi itu membuat lambannya perkembangan perekonomian. Untuk itu, masyarakat setempat membutuhkan adanya dermaga sebagai tempat berlabuhnya kapal besar. Anggota DPRD Sumenep asal Kangean, Dul Siam menjelaskan, keberadaan dermaga memang diperlukan di daerah Kecamatan Kangayan, guna menunjang peningkatan perekonomian warga setempat. “Selama ini kapal besar bersandar di Kecamatan Arjasa. Sedangkan, dari dermaga itu menuhu Kangayan butuh 2 jam perjalanan. Akibatnya, perekonomian di Kangayan kurang bagus, makanya dibutuhkan dermaga. Kalau ada dermaga, kapal besar bisa bersandar yang otomatis akan mengangkat perekonomian Kecamatan Kangayan (Pulau Kangean),”katanya. Menurut Dul Siam, sudah saatnya pemenuhan infrastruktur di kepulauan dilakukan, selain bisa mempercepat peningkatan perekonomian, juga untuk melancarkan pengiriman kebutuhan sebilan bahan pokok (sembako). “Infrastruktur yang mendesak sekarang adalah pembangunan dermaga. Kami akan berusaha mengawal aspirasi warga hingga tercapai. Ini sebagai tugas saya sebagai wakil rakyat Kepulauan Kangean,”terangnya. Sebelumnya, Anggota DPR-RI dari daerah pemilihan Madura, MH. Said Abdullah, selaku anggota Badan Anggaran, mengungkapkan, bahwa tahun 2012, Kabupaten Sumenep mendapat jatah pembangunan 3 dermaga di wilayah kecamatan kepulauan, seperti Arjasa (Pulau Kangean), Gayam (Pulau Sapudi), dan Kecamatan/Pulau Raas. “Kami memang prioritaskan 6 Kecamatan terkait pembangunan dermaga di Sumenep, sebagai tempat bersandarnya kapal besar. Tapi, yang diakomodir hanya 3. Kami berharap, pembangunan dermaga itu bisa selesai tahun ini juga, supaya kapal besar bisa berlabuh dengan baik di daerah tersebut,”ungkapnya. ( Nita, Esha )