News Room, Sabtu ( 24/09 ) Ketenangan umat muslim di Kabupaten Sumenep, khususnya di Kecamatan Dasuk, mulai terusik dengan munculnya issue ajaran sesat yang mengatas namakan aliran Makrifat. Dengan beredarnya issue ajaran sesat ini, warga Kecamatan Dasuk mulai resah. Ketua MWC NU Kecamatan Dasuk, Syamsul A. Rijal mengatakan, tidak bisa memastikan kebenarannya terkait issue ajaran sesat yang ada di Kecamatan Dasuk tersebut. Karena, dirinya baru mengetahui adanya issue itu dari aparat kepolisian setempat. “Sesuai informasi yang kami terima, ajaran sesat tersebut dipimpin seorang kiyai bernama Abdullah, dan pengikutnya sebagian besar dari Desa Nyapar, Kecamatan Dasuk. Alirannya bernama aliran Makrifat, yang tidak mempermasalahkan shalat dan ibadah wajib lainnya,”katanya. Untuk mengetahui kejalasannya, kata Syamsul, pihaknya sudah mencoba mengkroscek mengenai keberadaan aliran sesat termasuk pimpinannya. “Namun, sampai sekarang alamat dan tempat tinggalnya belum diketahui,”terangnya. Oleh karena itu, menurut Syamsul, pihaknya akan segera memberikan sosialisasi dan pemahaman ke agamaan pada masyarakat, sehingga pengikut ajaran yang dinilai sesat ini, tidak meluas dan menyesatkan keimanan umat Islam. “Masyarakat butuh pemahaman yang benar, antara ajaran Islam yang benar dan sesat. Makanya, semua pihak seperti organisasi keagamaan di Sumenep, supaya bergerak cepat mengatasi persoalan issue ajaran sesat ini,”ungkapnya. ( Nita, Esha )