News Room, Rabu ( 06/07 ) Jajaran Polres Sumenep, mengimbau seluruh warga di Kabupaten Sumenep, untuk berhati-hati terhadap telepon yang mengatas namakan Kapolres maupun pejabat lainnya di Polres Sumenep. Kabag operasional Polres Sumenep, Komisaris Polisi Edy Purwanto menjelaskan, saat ini sedang marak telepon mengatas namakan pejabat Polres Sumenep, pada keluarga yang tersangkut kasus, dengan meminta sejumlah uang untuk memutus kasus tersebut. “Kami imbau warga untuk tidak percaya. Itu tidak benar. Karena pejabat di Polres Sumenep, khususnya Kapolres, saya selaku Kabag Ops dan Kasat Reskrim, tidak pernah menelepon keluarga yang terbelit kasus di Polres,”kata Edy Purwanto, pada wartawan di Polres Sumenep, Rabu (06/07). Edy juga mengemukakan, sesuai informasi yang diterimanya, warga yang ditelepon oleh orang tak bertanggung jawab dengan mengatas namakan pejabat Polres Sumenep, adalah keluarga dari seseorang yang sedang tersangkut masalah tindak kriminal di Polres. “Sebagian besar orang yang mendapat telepon itu, dari keluarga yang terbelit kasus narkotika, ledakan obat mercon dan penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNSD) Sumenep,”terangnya. Aksi ini, kata Edy, sudah memakan korban, yakni keluarga pelaku penipuan CPNSD, dengan menstranfer uang senilai Rp. 25 juta, pada seseorang yang mengatas namakan Kabag Ops Polres Sumenep. “Usai transfer, yang bersangkutan datang ke ruangan, baru saya jelaskan kalau itu adalah tipuan belaka. Sebab, saya tidak pernah menelepon korban, untuk minta uang guna membantu kasus keluargnya di Polres,”ungkapnya. Untuk itu, Edy berharap pada seluruh warga di Sumenep, jika mendapat telepon mengatas namakan Kapolres maupun pejabat di Polres Sumenep, dengan meminta uang guna menghilangkan kasus, supaya mengkroscek terlebih dahulu ke Polres. “Karena, semua itu tidak benar. Tolong, jangan percaya telepon yang mengatas namakan pejabat di Polres Sumenep,”pungkasnya. ( Nita, Esha )