Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 08-06-2026
  • 65 Kali

Pertusis Bisa Sebabkan Kematian, Segera Lengkapi Imunisasi Anak

Media Center, Senin ( 08/06 ) Kecamatan Pragaan kini tengah menghadapi status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk dua penyakit menular sekaligus, yakni Pertusis (batuk rejan) dan Campak.

Kepala Puskesmas Pragaan, Baharuddin Mutheri, mengingatkan masyarakat bahwa pertusis bukan sekadar batuk biasa, melainkan infeksi saluran pernapasan mematikan yang memerlukan penanganan cepat.

"Pertusis ini penyakit infeksi pernapasan dikenal dengan batuk rejan. Ini kalau tak tertangani menyebabkan kematian. Sudah ada satu kasus di Kecamatan Pragaan," jelasnya saat memimpin Apel Gabungan, di Halaman Kantor Kecamatan setempat, Senin (08/06/2026).

Menurutnya, KLB pertusis tersebut tidak hanya terjadi di Kecamatan Pragaan, tetapi juga terdeteksi di Kecamatan Dungkek sejak Mei lalu. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis ini memicu batuk kering parah yang tidak terkendali, diikuti suara tarikan napas panjang bernada tinggi (whoop), dan sangat berbahaya bagi bayi.

Selain pertusis, wilayah Kecamatan Pragaan juga diguncang oleh KLB Campak pada bulan yang sama. Penyebaran penyakit campak tersebut dilaporkan telah meluas hingga ke beberapa wilayah tetangga, termasuk Kecamatan Bluto dan Saronggi.

Sebagai langkah penanggulangan cepat, pihak Puskesmas Pragaan kini tengah gencar melaksanakan imunisasi kejar di lapangan. Sasaran utamanya adalah anak-anak usia balita yang belum mendapatkan hak kekebalan tubuhnya secara utuh.

"Penyakit ini dapat dicegah dengan imunisasi. Kami mengadakan imunisasi rejan, untuk umur 2 sampai 5 tahun, status imunisasi ya belum lengkap," imbuhnya.

Mengingat tingginya risiko penularan, Baharuddin meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), tokoh masyarakat, dan warga yang hadir dalam apel untuk bergerak bersama.

Ia berharap, semua pihak ikut ambil bagian dalam memutus rantai penularan melalui edukasi yang masif.

"Memohon bapak Ibu ikut mengedukasi masyarakat guna mencegah penyakit ini dengan imunisasi lengkap," pintanya di hadapan peserta apel.

Di akhir pengarahannya, Kepala Puskesmas Pragaan juga memberikan ruang untuk mengingatkan instruksi kedinasan terkait atribut kerja. Sesuai dengan edaran Bupati Sumenep, seluruh ASN laki-laki diwajibkan menggunakan kopiah nasional selama Juni untuk memperingati Bulan Bung Karno.

"Pakai peci hitam sesuai edaran Bupati, ASN laki-laki memakai kopyah hitam," pungkasnya. (KIM-Pragaan/Ismi,Fer)