Media Center, Minggu ( 31/03 ) Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap agar masyarakat berpartisipasi pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 dengan menggunakan hak pilihnya.
“Kami ajak masyarakat Sumenep supaya menyalurkan hak politiknya pada Pemilu 17 April mendatang untuk memilih pemimpin 5 tahun ke depan dengan mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) di daerahnya.” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, di sela-sela Konser Musik dan Doa dalam rangka Sosialisasi Pemilihan Umum 2019 di depan Masjid Jamik, Sabtu (30/03/2019) malam.
Ia menyampaikan, masyarakat jangan sampai golongan putih (golput) atau tidak memilih di Pemilu tahun ini, sebab partisipasi masyarakat untuk memilih pemimpin mempunyai pengaruh secara kualitas terhadap proses demokrasi di Indonesia.
“Semakin banyak masyarakat hadir ke TPS untuk menyalurkan hak politiknya tentu saja tingkat kesuksesan penyelenggaraan Pemilu semakin baik dari sebelumnya.” tutur suami Nia Kurnia ini.
Konser Musik dan Doa dalam rangka Sosialisasi Pemilihan Umum 2019 di depan Masjid Jamik, Sabtu (30/03/2019) malam diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep.
Wakil Bupati mengungkapkan, berdasarkan data partisipasi pemilih di Pemilu Legislatif Kabupaten Sumenep tahun 2014 hanya 78,14 persen, sedangkan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden hanya 65 persen.
“Namun yang jelas, masyarakat menyalurkan hak politiknya sesuai hati nuraninya, supaya dalam memilih di Pemilu itu menghasilkan pemimpin berkualitas.” imbuhnya.
Wakil Bupati menyampaikan, pihak-pihak terkait mempertajam sosialisasi guna menyadarkan masyarakat untuk meningkatkan partisipasinya mendatangi TPS menggunakan hak pilihnya.
“Kami juga berharap penyelenggara Pemilu melaksanakan tugasnya sesuai aturan, supaya pelaksanaan Pemilu di Sumenep tidak menimbulkan masalah.” pungkas pengusaha muda sukses ini. ( Yasik, Fer )