Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-10-2006
  • 987 Kali

WABAH DIARE DI PULAU GILIRAJA TERUS MERAMBAT

Sumenep-Kominfo News Room : Wabah diare di Pulau Giliraja terus bertambah, data terakhir yang terhimpun, saat ini telah merambah empat Desa di kepulauan Giliraja. Berdasarkan laporan terakhir yang masuk ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, korban wabah diare tersebut telah mencapai 75 orang. Kepala Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, dr. Samsu Hadi Wijoyo mengatakan, penyebab adanya wabah diare, selain tercemarnya air sumur, diduga juga disebabkan Batu Es yang di konsumsi masyarakat saat berbuka puasa, karena batu es merupakan sisa-sisa untuk mendinginkan ikan. Saat ini contoh air yang berasal dari satu-satunya sumur di Desa Lombang sedang diteliti di Laboratorium Kesehatan Daerah. dr. Samsu Hadi Wijoyo menerangkan, faktor lain yang menyebabkan cepatnya penularan wabah diare, kebiasaan masyarakat setempat yang masih membuang air besar di daerah terbuka, akibatnya bakteri yang berasal dari kotoran manusia itu dengan cepat menyebar bersama hembusan angin. dr. Samsu yang juga ikut turun kelapangan kemarin menuturkan, masyarakat di Giliraja saat ini sangat membutuhkan suplay air bersih dan obat-obatan. Upaya mengantisipasi meluasnya wabah diare di Giliraja, dr. Samsu Hadi Wijoyo menuturkan, pihaknya secara bergantian menurunkan Tim Medis yang terdiri dari tiga orang untuk bertugas didaerah itu setiap hari dan dibantu petugas Puskesmas Pembantu di Giliraja. ( Yasik, Esha )