Sumenep-Infokom News Room : Berdasarkan Surat Edaran PW NU Jawa Timur tentang sikap pengurus NU dari Wilayah hingga Daerah dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung, akhirnya tidak dibenarkan mendukung Calon Bupati dan Wakil Bupati. Bahkan NU sebagai Diniyah Jam’iyah Idtidaiyah secara institusi dilarang terlibat langsung. Menurut Rois Suriah PC NU Sumenep, KH. Isomuddin A.S saat silaturrahim Ulama Sumenep dengan DPW PKB Jawa Timur di Pondok Pesantren An-Nuqayyah Guluk-guluk, Kamis (17/02) menerangkan, selain Rois Suriah dan Ketua PC NU, tidak diperkenankan mencalonkan diri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, mereka pun tidak diperbolehkan mengambil keputusan untuk menentukan siapa figur yang akan dicalonkan. Tetapi secara pribadi meraka diberi keleluasaan untuk memberikan kontribusi pemikiran untuk memilih salah satu figur yang dianggap memiliki manfaat. Dikatakan pula, PKB yang merupakan kendaraan politik NU, diberi hak sepenuhnya untuk memustuskan calon yang akan diusung pada Pilkada mendatang. Namun demikian, ungkap KH. Isomuddin, meski PKB mempunyai hak penuh, diminta sebelum mengambil keputusan final, untuk mengadakan musyawarah dengan Kyai Sepuh. Untuk itu KH Isomuddin berharap, siapa figur yang telah diputuskan hasil Mujarab PKB agar dapatnya diterima dan sepenuhnya didukung oleh Ulama dan Tokoh Masyarakat PKB, sehingga dengan dukungan bulat mereka, tidak akan menimbulkan konflik di internal NU. Ditempat yang sama, Ketua DPW PKB Jawa Timur, Drs. Chairul Anam memaparkan, dalam menentukan Figur Calon Bupati dan Wakil Bupati setidaknya PKB mempercayakan kepada Kyai Sepuh, bahkan sebelum mengambil keputusan, PKB yang merupakan partai tersbesar di ujung timur Pulau Madura ini untuk melakukan serap aspirasi terhadap masyarakat akar rumput tentang figur yang diinginkan. Selain itu pihaknya menginginkan perebutan kekuasaan untuk tidak dimiliki kader PKB, sebab hal itu akan merugikan partai. Diakui pula, DPC PKB Sumenep termasuk 10 daerah di Jawa Timur yang diharapkan mampu memenangkan Calonnya. Sementara itu, acara silaturrahim Ulama Sumenep dengan DPW PKB Jawa Timur ini dihadiri Ketua DPC PKB Sumenep, Drs. Abuya Busyro Karim, M.Si, Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM dan Wakil Bupati Sumenep, Drs. H. Abdul Muiz, MM, Anggota DPRD Sumenep, dan Anggota DPRD Jawa Timur, Drs. Darwies Maszar, MM. ( Yasik, Esha )