Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 18-08-2012
  • 562 Kali

Tugas Mulia Pasukan Kuning Selama Ramadhan Hingga Lebaran

News Room, Sabtu ( 18/08 ) Selama bulan suci Ramadhan hingga Lebaran, petugas kebersihan yang biasa disebut pasukan kuning semakin ekstra melaksankan tugasnya. Sebab, tingkat keramaian di sekitar Taman Adipura dan sekitar kota di Sumenep jelas berbeda dari hari-hari biasanya. Petugas kebersihan juga harus lebih keras bekerja. Bahkan harus menunggu ketika para pedagang di sekitar Taman Adipura tutup. Apalagi, di malam Lebaran hingga selesai sholat Idul Fitri harus tetap membersihkan sampah-sampah yang berserakan di depan Masjid Agung dan sekitar Taman Adipura. Kepala Kantor Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sumenep, Drs. H. Febrianto, ST, MM, kepada News Room menjelaskan, para petugas kebersihan memiiki tugas mulia yang disiapkan untuk malam lebaran nanti. Setidaknya sebanyak 75 orang petugas disiapkan dalam 3 shift. “Karena itu, saya berharap para pedagang, khususnya di Taman Adipura diharapkan tutup tidak terlalu malam, sehingga petugas masih sempat membersihkan sampah dan tidak menunggu lama seperti yang terjadi dalam beberapa hari hingga tutup sampai pukul 2 dini hari,”ujarnya. Sebab, tegas Febrianto, itu akan menyulitkan para petugas dalam melaksanakan tugasnya. Dan kasihan juga ketika petugas harus lembur menunggu untuk membersihkan. Sementara mereka juga ingin merayakan lebaran bersama keluarganya. “Sementara, petugas kebersihan yang shift pagi juga tetap harus siaga usai sholat Idul Fitri, karena biasanya banyak koran dan sampah yang berserakan dan harus dibersihkan,”ujarnya. Hal itu sudah menjadi kegiatan rutin setiap tahun, disamping memang untuk selalu menjaga kebersihan kota, agar selalu tampak indah. Apalagi biasanya setiap lebaran akan banyak orang luar Sumenep yang datang dan melihat keindahan Kabupaten yang menyandang kota bersih dan peraih Adipura 5 kali ini. “Tak hanya itu, kami juga tetap diapkan petugas pemadam kebakaran agar tetap siaga 24 setiap hari untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.”pungkasnya. ( Ren, Esha )