Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 27-03-2010
  • 878 Kali

Tradisi Dari Nenek Moyang Di Desa Gadding Tidak Punah

News Room, Sabtu ( 27/03 ) Meskipun sebagian lahan masyarakat Desa Gadding Kecamatan Manding tidak produktif dibidang pertanian, namun hampir semua lahan di Desa tersebut tetap menjadi areal pertanian. Hanya saja, bentuk tanamnya secara tumpang sari dan sebagainya. Sebagian besar juga tanam padi, jagung dan sebagian kacang-kacangan. Kepala Desa Gadding, Suyono mengaku, saat ini sebagian petani yang tanam padi sudah mulai siap-siap melakukan panen, sedangkan tanaman jagung sudah sebagian besar sekitar sebulan lalu sudah ada yang panen. "Biasanya dalam melaksanakan panen, masyarakat tetap banyak yang dilakukan secara saling bantu, dengan cara bergantian. sehingga dari sisi biaya panen tidak banyak mengeluarkan biaya,"ujar Suyono. Jadi, tradisi yang dilakukan sejak nenek moyang dulu di Desa Gadding bisa dikatakan tidak punah seperti di daerah lain. Bahkan untuk panen saja masih memerlukan ongkos yang cukup tinggi, sehingga penghasilan masyarakat tidak memadai dengan biaya yang harus dikeluarkan. Disamping itu pula, Suyono mengakui adanya partisipasi masyarakat yang selama ini dengan secara suka rela bergotong-royong melaksanakan pembangunan sarana transportasi Desanya, sehingga perlahan kesulitan transportasi sedikit terkurangi. Sebab, dari 7 Dusun yang ada di Desa Gadding memang banyak yang belum tersentuh pembangunan. "Namun, kami tidak menutup mata, karena pelaksanaan pembangunan memang dilaksanakan secara bertahap, jadi masyarakat dengan antusias sendiri melaksanakan pembangunan sarana transportasi semampunya. Sedangkan untuk melanjutkan berikutnya, pihaknya selalu mengusulkan keberbagai instansi, khususnya Dinas PU dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep,”ujar Kades yang menjabat sejak 2007 lalu ini. “Syukurlah ditahun 2009, Desa kami juga mendapat Program Gerdu Taskin dengan membangun pengerasan jalan sepanjang 400 meter, sehingga transportasi dari beberapa jalan Desa sudah lebih mudah dari sebelumnya,”pungkasnya. ( Ren, Esha )