News Room, Sabtu ( 01/11 ) Menghadapi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Legislatif, serta Presiden dan Wakil Presiden, partai politik, tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat tidak mempersoalkan perbedaan pendapat dalam berpolitik. Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM dalam suatu kegiatannya mengatakan, diera saat ini, menjalankan sejarah sangat berbeda dengan masa lalu, meski pada hakekatnya untuk menciptakan berbagai kemudahan dalam membangun kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, dalam menyikapi pemilihan langsung dalam rangka bingkai demokrasi, semua lapisan, baik partai politik dan aparatur pemerintah tetap menjaga kebersamaan dan kerukunan, meski proses pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Legislatif serta pemilihan Presiden dan Wakil Presiden memunculkan perbedaan. â€ÂKita berharap segenap aparatur pemerintah, alim ulama, tokoh masyarakat, partai polotik, dan orgnisasi masyarakat, agar tetap dalam suasana kompak dan terpadu, bahkan menyadari dan memahami perbedaan pendapat itu lumrah sebagai sunnatullah dan pembentukan pemberdayaan demokrasi,“tegasnya. Bupati menyatakan, lapisan masyarakat termasuk aparatur pemerintah juga mempertebal semangat membangun dan meningkatkan persatuan dan kesatuan. Sebab menunaikan peran sejarah pada saat ini sangat berbeda dengan masa lalu, meskipun hakekat dan tujuanya sama untuk bisa menciptakan berbagai kemudahan membangun kemakmuran dan kesehjatreraan hidup. ( Yasik, Esha )