News Room, Rabu ( 27/07 ) Jumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang tewas dalam kejadian kapal tenggalam diperairan Johor, Malaysia, pada Minggu (25/07) kemarin, bertambah dua orang.
Kedua TKI asal Sumenep yang meninggal itu, atas nama Farida (30) dan Salim (32), semuanya merupakan warga Desa Paseraman, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean), Sumenep.
"Kami mendapat informasi terbaru lagi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia, bahwa TKI meninggal asal Sumenep dalam insiden kapal tenggeman di Johor, Malaysia, bertambah dua orang,"kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumenep, Drs. H. Koesman Hadi, M.Si, Rabu (27/07).
Ia menuturkan, dengan bertambahnya korban meninggal dunia itu, maka jumlah TKI asal Sumenep yang tercatat menjadi korban pada peristiwa kapal tenggelam menjadi 5 orang, yakni 3 orang tewas, dan 2 TKI lainnya selamat.
"Kita terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, untuk mengetahui masih ada tidaknya TKI asal Sumenep yang menjadi korban tenggelamnya kapal di Perairan Johor, Malaysia,"terangnya.
H. Koesman mengungkapkan, terkait pemulangan 2 jenazah, sesuai surat pemberitahuan dari pusat, akan dikirim ke Indonesia pada tanggal 28 Juli 2016. Sedangkan 1 jenazah sebelumnya, akan tiba di Juanda Surabaya Rabu (27/07) malam nanti.
"Kita sudah menugaskan staf untuk menjemput 1 jenazah TKI tersebut bersama kerabat korban. Dan untuk 2 jenazah korban kapal tenggelam lainnya, akan dikirim dari Malaysia ke Indonesia tanggal 28 Juli besok, melalui rute KLIA (Kuala Lumpur Internasional Airpot)-Jakarta-Surabaya,"ungkapnya.
Untuk satu TKI asal Sumenep yang juga tewas dalam kejadian itu, adalah Rusida (28), warga Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean). Sementara 2 TKI lainnya yang selamat, yakni Muhawan, warga Desa Daandung, Kangean; dan Arifin, warga Desa Satembang, Arjasa (Pulau Kangean).
Sebelumnya, sebanyak 8 warga negara Indonesia (WNI) tewas dan 34 lainnya (26 pria dan 8 wanita) selamat akibat kapal yang mereka tumpangi tenggelam di di Pantai Batu Layar, Johor, Malaysia, pada Minggu (24/07) kemarin.
Kapal tersebut dalam pejalanan dari Johor menuju ke Batam dengan membawa 62 orang. ( Nita, Esha )