Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 14-10-2010
  • 800 Kali

TKI Asal Sumenep Dipulangkan Penuh Luka Bekas Cambukan

News Room, Kamis ( 14/10 ) Sungguh malang nasib 18 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean), Kabupaten Sumenep. Mereka dipulangkan paksa dari Negeri Jiran-Malaysia, dengan kondisi penuh luka memar akibat cambukan dari polisi Malaysia, dan 3 diantaranya mengalami luka serius di bagian pantat. Salah seorang TKI asal Kangean, Sumenep, yang dipulangkan, Syamsul Arifin, menuturkan, para TKI yang sebagian besar sebagai kuli bangunan ini dipersoalkan pihak Malaysia, setelah paspor pelancong kadaluwarsa. “Sebenarnya kami ini punya dokumen, tapi karena pembayaran yang tidak menentu dan tak sesuai seperti diucapkan awal kerja, kami pun sepakat menyerahkan diri. Tapi, entah kenapa sebagian dari kami ada yang dicambuk bokongnya oleh polisi Malaysia,”kata Syamsul, pada wartawan di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumenep, Kamis (14/10). Meski mendapat perlakukan kurang baik, Syamsul mengaku tidak jera untuk bekerja sebagai TKI. “Dibilang kapok sih enggak juga. Karena, gaji kuli bangunan yang dibayarkan terus terang lebih besar dibandingkan disini, walaupun pembayarannya tidak normal. Namun, untuk kembali ke Malaysia lagi, mungkin butuh pemikiran yang cukup keras. Karena kerja di Malaysia itu, banyak duka daripada sukanya,”terangnya. Sementara, Kepala Bidang Bina dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sumenep, Drs. Moh. Yusron membenarkan, adanya pemulangan TKI asal Pulau Kangean sebanyak 18 orang. “Kamis (14/10) pagi, kami telah menerima 18 TKI asal Pulau Kangean, yang dideportasi dari Malaysia,”ungkapnya. Moh. Yusron mengungkapkan, sesuai ketentuan, TKI yang dipulangkan tersebut diberi uang untuk pulang ke kampung halamannya senilai Rp. 75.000,00 per-orang. “Kami tidak bisa memberi lebih dari itu, karena berdasarkan ketentuan yang ada, bahwa TKI yang dipulangkan hanya mendapat dana bantuan pulang kerumahnya sebesar Rp. 75.000,00 per-orang. Selama tahun 2010, yang terdata di Disnaker Sumenep, TKI yang dipulangkan paksa dari Malaysia mencapai 125 orang. ( Nita, Esha )