News Room, Selasa ( 28/04 ) Prestasi merupakan suatu hal yang diimpikan banyak orang. Dalam dunia pendidikan, mencetak prestasi bukanlah hal yang mudah atau instan. Bagi SMP Negeri 1 Kalianget prestasi sangat erat kaitannya dengan dua hal, yakni norma agama dan budaya.
“Ini sangat jelas benang merahnya. Saling terkait dan tak bisa dipisahkan,”kata Tomo, M.Pd, Kepala SMPN 1 Kalianget, pada News Room.
Untuk itu Tomo menghidupkan tradisi shalat berjamaah di setiap waktu shalat dhuhur bagi siswa-siswanya. Kegiatan ini menurutnya melatih kedisiplinan dan kebersamaan.
“Insya Allah ini barokah, dan yang diharapkan berimbas pada prestasi. Meskipun semua itu proses ya,”tambahnya.
Dalam hal budaya, Tomo juga menanamkan kecintaan pada budaya lokal, dan menggiring siswa agar tidak buta pada budaya aslinya.
Hal itu menurutnya sangat penting, karena saat ini budaya asli Madura memang sudah banyak yang dipengaruhi budaya luar.
“Budaya kita sarat dengan hal-hal yang positif, seperti adat istiadat, sopan santun yang terlihat dari bahasa daerah yang memiliki tingkatan, peribahasa-peribahasanya. Nah, semua ini sangatlah penting. Memang tidak berefek langsung pada prestasi, namun ini berimbas langsung pada pola perilaku. Jadi di situlah benang merah tips pendekatan agama budaya pada prestasi anak,”tutupnya. ( Farhan, Esha )