Media Center, Jumat ( 28/02 ) Pedagang di Pasar Anom Baru harus menjaga kebersihan lingkungan, supaya masyarakat tertarik mengunjungi pasar setempat untuk berbelanja kebutuhannya.
Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si mengatakan, pedagang Pasar Anom Baru harus menjaga lingkungannya tetap bersih dan higienis, agar pengunjung merasa nyaman saat berbelanja di pasar itu.
“Manakala kondisi lingkungan Pasar Anom Baru bersih tentu saja masyarakat senang berbelanja, yang berdampak terhadap tingginya pengunjung, sehingga meningkatkan perputaran uang di pasar itu,” kata Bupati pada Halal Bihalal dan Tasyakuran Pasar Anom Sumenep, Jumat (28/02/2020) malam.
Apabila kebersihan pasar kotor dan berbau yang rugi adalah pedagang sendiri, karena dengan kondisi itu jelas masyarakat ataupun pembeli keberatan untuk berkunjung ke Pasar Anom Baru.
“Jadi jagalah lingkungan serta sarana dan prasarana Pasar Anom tetap bersih setiap hari, agar menjadi tempat idaman untuk transaksi aktivitas jual beli seluruh masyarakat Sumenep,” imbuh Bupati dua periode ini.
Bupati mengungkapkan, pedagang dan petugas kebersihan pasar harus membangun komiten bersama untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan pasar, supaya keberadaannya mampu bersaing dengan pasar modern.
“Jangan berharap banyak masyarakat berbelanja di Pasar Anom, kalau kondisi pasar kotor dan bau, karena lingkungannya tidak memberikan rasa nyaman bagi pengunjung,” tuturnya.
Hadir pula di acara itu Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, SH, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Agus Dwi Saputra dan pedagang Pasar Anom Sumenep.
Selain menjaga kebersihan, tegas Bupati, faktor keamanan bagi pengunjung sangat penting, untuk memberikan rasa aman saat berbelanja di pasar, karena masyarakat juga mempertimbangkan faktor keamanan saat berbelanja di pasar.
“Semua pihak terkait harus meningkatkan keamanan, bahkan jika perlu memasang CCTV untuk memantau aktivitas di pasar, demi menjaga keamanan dari tindakan yang mengganggu keamanan dan kenyamanan pengunjung," pungkasnya. ( Yasik, Fer )