News Room, Sabtu ( 20/10 ) Ditengah-tengah menghadapi kesulitan ekonomi yang semakin tinggi akhir-akhir ini, sebagaimana pula dialami oleh bangsa-bangsa yang lain di dunia, perlu terus berkreasi untuk meningkatkan ekonomi daerah dan kesejahteraan rakyat. Hal tersebut diungkapkan Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim, M.Si pada acara pembukaan Pameran Pembangunan, dan Exspo Pesantren 2012 dalam serangkaian Hari Jadi ke 743 Kabupaten Sumenep di Lapangan Serbaguna Giling Kecamatan Kota Sumenep, Jum’at malam (19/10). Menurutnya, melalui Pameran Pembangunan dan Exspo Pesantren tersebut merupakan indikasi hubungan yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, investor dan Pondok Pesantren dalam upaya meningkatkan ekonomi, khususnya di Kabupaten Sumenep. “Sebab, untuk menghasilkan yang baik harus ada sinergi dari semua pihak, dan tanpa dukungan pengusaha, akan sulit ekonomi masyarakat menjadi kuat, karena itu masyarakat harus memanfaatkan momen itu,”ujarnya. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumenep telah memberikan berbagai kemudahan dalam hal pendanaan maupun ijin investasi, serta memberikan fasilitas kepada masyarakat yang semakin baik, sehingga pertumbuhan ekonomi setiap tahun akan meningkat dan daya beli masyarakat semakin kuat, yakni indek daya beli tahun 2011 mencapai Rp. 664.190,00 itu artinya Sumenep berada diatas Kabupaten lain di Madura. Dan yang juga membanggakan dari hasil survey riset, Kabupaten Sumenep masuk 100 Kabupaten/Kota yang memiliki kuota ivestasi dan bisnis terbaik yang merupakan pengakuan secara nasional. Karena itu, Bupati berharap hal itu dapat dimanfaatkan dengan baik. Ada beberapa hal yang dihimbau Bupati kepada instansi, para dunia usaha dan masyakat untuk memanfaatkan iklim investasi yang baik, jangan hanya ketika ada momen saja, karena masih banyak yang bisa dikembangkan di Kabupaten Sumenep. Sesuai data yang ada, setiap tahun kunjungan wisata ke Kabupaten Sumenep semakin tinggi, yakni pada tahun 2009 sebanyak 234.335 orang, tahun 2010 sebanyak 271.774 orang, dan pada tahun 2011 sebanyak 333.026 orang. “Untuk itu kami akan berupaya pada tahun 2013 mendatang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep akan memperhatikan peningkatan infrastuktur untuk menunjang peningkatan ekonomi dan investasi di Kabupaten Sumenep,”tambahnya. Sementara itu kegiatan Pameran Pembangunan dan Exspo Pesantren tahun ini diikuti sejumlah instansi, dunia usaha, BUMD, BUMN dan Pesantren di Kabupaten Sumenep. Disamping itu juga ada Lomba Hadrah dan Da’i Cilik yang ikut menyemarakkan kegiatan tahunan tersebut. ( Ren, Esha )