Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 11-08-2009
  • 607 Kali

Tim Pusat Lakukan Sosialisasi dan Advokasi PKH

News Room, Selasa ( 11/08 ) Digulirkannya program keluarga harapan (PKH) oleh pemerintah pusat, adalah bertujuan untuk menanggulangi kemiskinan akibat krisis global yang terjadi akhir-akhir ini. Hal itu disampaikan oleh Peneliti Madya Bidang Komunikasi dan Media, Badan Litbang SDM Depkominfo RI, Drs. Amin Sar Manihuruk, MS, ketika hadir dalam acara Dialog dan Advokasi dalam rangka Komunikasi dan Sosialisasi PKH, di ruang rapat kantor Bappeda Kabupaten Sampang, Senin (10/08). Selanjutnya Amin mengatakan, PKH disajikan pemerintah kepada masyarakat miskin diumpamakan sebagai “ikan”. Namun kedepan, ikan atau bantuan pemerintah tidak hanya sebatas bantuan. Pemerintah akan memberikan pendampingan kepada masyarakat dengan menggunakan “kail” untuk bisa menangkap ikan sendiri. “Artinya pemerintah akan memberikan pelatihan-pelatihan agar nantinya masyarakat tidak miskin lagi, dan bisa berkarya untuk mengkat dirinya dari jurang kemiskinan,” tegas pria berdarah batak ini. Sementara itu, pada saat pembukaan, Bupati Sampang, Nur Tjahja, mengungkapkan keberadaan jembatan Suramadu dengan perguliran PKH oleh pemerintah pusat. “Suramadu hanya segelintir keberhasilan pembangunan dan harapan Madura. Namun sebelum Suramadu berdiri, seharusnya sudah ada sarana dan prasarana yang memadai. Salah satunya untuk membantu bergulirnya PKH dalam mengentaskan kemiskinan,” kata Nur Tjahja. Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan beberapa materi tentang PKH oleh Tim Pusat yang diwakili oleh Drs. Amin Sar Manihuruk, MS dengan materi Strategi Komunikasi dan Kelembagaan Sosialisasi PKH. Disusul materi Penanggulangan Kemisikinan Melalui PKH oleh Ainal Tawakal dari Kementrian Kesra RI. Sedangkan pemateri lokal yang diwakili Kepala Bappeda, Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja, dan Kepala BPS Kabupaten Sampang, sama memaparkan program penanggulangan kemiskinan dan entry data di Kabupaten Sampang. Hadir dalam kesempatan seluruh dinas terkait yang menjalankan program PKH yaitu Kabupaten Sumenep dan Kabupaten Sampang, ditambah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kelompok informasi masyarakat (KIM) dan insan pers. (Adjie)