News Room, Selasa ( 28/09 ) Dalam rangka sinkronisasi program, khususnya terkait dengan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sumenep, Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Sumenep sosialisasi kepada para Kepala Desa se Kecamatan Dasuk, di Pendpo Kantor Camat setempat, Selasa (27/09). Menurut Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Sumenep, yang diwakili Abd. Aziz dari unsur Bappeda Kabupaten Sumenep, tujuan dilaksanakannya sosialisasi ini adalah untuk memberikan penjelasan tentang sinkronisasi program penganggulangan kemiskinan di Kabupaten Sumenep, khususnya di Kecamatan Dasuk, sehingga melalui kegiatan ini dapat meningkatkat kesejahteraan warga masyarakat. Karena itu, rencana program Propinsi hingga Kabupaten, khususnya dalam rangka penanggulangan kemiskinan, harus sinkron dengan program di daerah. Dijelaskan, ada 3 tahap kategori kemiskinan yang menjadi sasaran untuk di entas, yakni mendekati miskin, masyarakat miskin dan sangat miskin. Dan, sekitar 16 persen masyarakat miskin di Kabupaten Sumenep menjadi tanggung jawab Propinsi Jawa Timur, mulai dari Jamkesmas, Jamkesda, Program Keluarga Harapan (PKH) dan Biaya Operasional Sekolah (BOS). Sementara Pemerintah Kabupaten Sumenep juga mempersiapkan 60 persen program penanggulangan kemiskinan, mulai dari JPS Mandiri, serta berbagai kegiatan yang dilaksanakan Satker terkait. Seperti halnya pembangunan makadam yang melalui Disnakertrans, pembangunan padat karya melalui Dinas PU. Cipta Karya, dan PU. Bina Marga, Dinas Pertanian dan Dinas lainnya. ( JuP-07, Esha )