News Room, Jumat ( 07/03 ) Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim, akhirnya membawa barang bukti berupa kompor, 3 dinamo kipas angin, dan abu untuk diuji laboratorium, guna memastikan penyebab terjadinya kebakaran di Pasar Anom Baru Sumenep. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan Tim Mabes Polri Cabang Surabaya, dipimpin AKBP Sudi Haryono. Selama melakukan olah TKP bersama penyidil Polres Sumenep, memeriksa Miyanti selaku pemilik kios yang diduga sebagai titik awal munculnya api. AKBP Sudi Haryono yang memimpin tim tersebut mengungkapkan, sampel abu sisa kebakaran yang dibawa untuk dianalisa dan diuji di laboratorium. “Kami akan menguji abu itu karena terendus dititik tersebut ada kandungan BBM, apakah ditempat itu memang tempatnya ada BBM, sejenis solar atau bensin,”katanya, Jumat (07/03). Dari pemeriksaan awal yang dilakukan Tim Labfor tersebut, kerusakan paling parah terjadi di blok DS. Untuk itu, petugas melakukan pendataan sumber panas yang ada di blok tersebut. Semisal, kompor, listrik, kipas angin, dan lampu. “Pemeriksaan awal ini, mulai dari tingkat kerusakan dan penjalaran api. Lalu dapat disimpulkan apakah ada unsur kesengajaan atau tidak dalam kebakaran Pasar Anom Baru,”terangnya. Untuk penyebab kebakaran itu, baru bisa diketahui 3 hari mendatang. Sedangkan pengamanan disekitar TKP kian diperketat hingga menunggu hasil uji laboratorium. Kebakaran yang meludeskan kios dan stand sandal, kain, baju, peralatan dapur, sembako, dan rempah-rempah terjadi sekitar pukul 19.20 WIB, Rabu (05/03) malam. Kebakaran itu menghanguskan 600 kios dan stand permanen. ( Nita, Esha )