Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 21-02-2019
  • 532 Kali

Tim INOVASI Latih Guru Membuat Big Book Yang Murah

Media Center, Kamis ( 21/02 ) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep bersama Tim INOVASI kembali menggelar pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi guru kelas awal di Aula Kedai HK, Kamis (21/02/2019).

Pelatihan yang diikuti oleh seluruh guru kelas awal di Gugus 02 Kecamatan Kota dan Gugus 01 Kecamatan Talango, bertajuk “Pelatihan Literasi Program INOVASI di Kabupaten Sumenep” merupakan rangkaian kegiatan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam rangka membudayakan literasi sejak dini.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian SD, Abd. Kadir, pada pembukaan pelatihan berharap, dengan adanya program literasi yang diadakan oleh Tim INOVASI Kabupaten Sumenep ini dapat menjadi motivasi para guru dalam mengembangkan literasi di kelas.

"Diharapkan dengan kegiatan ini para guru dapat mengembangkan kemampuan literasi peserta didik, salah satunya dengan menggunakan media Big Book.” ungkapnya.

Kadir juga berharap, para guru dapat menerapkan kondisi kelas yang nyaman serta pelayanan pembelajaran yang tidak membeda-bedakan antar peserta didik.

"Harapannya dengan kondisi kelas yang literat dan pembelajaran yang menyenangkan, anak-anak Sumenep bisa tumbuh menjadi generasi yang unggul." tambahnya.

Sedangkan Sudarsono salah satu Fasilitator Daerah (Fasda) mengatakan, ada beberapa langkah dalam membuat big book, pertama, menentukan topik dari Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) sesuai dengan materi, membuat sub topik, membuat cerita, mengilustrasikan dalam gambar dan konsistensi tokoh.

“Tujuan dari big book yaitu mempermudah guru mengajar peserta didik dan mempermudah peserta didik membaca kata serta memahami isi cerita” ungkapnya.

Menurut Meiri Liansari, Guru SDN Pamolokan 1, salah satu peserta yang mengikuti pelatihan mengungkapkan bahwa manfaat dari pelatihan hari ini yaitu menambah wawasan tentang Big Book.

“Rencana ke depannya setelah pelatihan ini saya akan mengaplikasikan kepada peserta didik serta mengadakan bedah kelas untuk berinovasi, kreatif dan menciptakan kelas yang menyenangkan.” tandasnya.

Meiri juga berharap, kegiatan ini dapat memotivasi para guru khususnya guru kelas awal untuk kreatif dalam mengajar. Sehingga tercipta kondisi pembelajaran kelas yang menyenangkan.

Untuk diketahui, pelatihan ini terdiri dari dua unit, Unit Gender Equity and Social Inclusion (GESI) dan Unit Big Book. GESI fokus untuk mewujudkan pendidikan yang tidak diskriminatif, sedangkan Big Book fokus pada upaya menciptakan media belajar yang bisa menunjang peningkatan kemampuan literasi siswa. ( Ren, Fer )