News Room, Rabu ( 11/08 ) Berdasarkan hasil perhitungan suara yang dilakukan Tim Pemenangan Abussidik, pasangan A. Busyro Karim-Soengkono Sidik (Abussidik) unggul di 18 Kecamatan pada Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) putaran II. Dari hasil laporan seluruh saksi Abussidik ditiap-tiap TPS, Abussidik unggul dengan perolehan suara 241.063 suara atau 51,12 persen dari suara sah 471.578 suara. Sedangkan pasangan Azasi Hasan-Dewi Kholifah (Assifa) berhasil meraup 230.515 suara atau 48,88 persen dari suara sah. Tim pemenangan Abussidik, Moh. Rusydi mengungkapkan, Abussidik menang di 18 Kecamatan, baik daratan maupun kepulauan. Sementara pasangan Assifa mengumpulkan suara terbanyak di 9 Kecamatan. ”Data tersebut merupakan hasil perhitungan dari tim dan saksi yang ada ditiap-tiap TPS. Kami yakin, data itu tidak akan keliru,”ungkapnya. “Namun, kami akan tetap menunggu hasil rekapitulasi Pilkada putaran II di KPU. Data tersebut akan menjadi pembanding hasil rekapitulasi di KPU nanti. Yang pasti, kami akan menunggu hasil keputusan dari KPU,”tegasnya. Jumlah tersebut rupaya tidak jauh beda dengan hasil hitung cepat atau quick count yang dilakukan lembaga survei Surabaya Centre Groups (SCG), pada Selasa (10/08) sore. Dari hasil hitung cepat yang dilakukan SCG dengan mengambil contoh di 440 TPS dan 252 TPS sebagai kontrol, pasangan Abussidik memperoleh 54,71 persen suara dan Assifa 45,29 persen suara. ”Hasil tabulasi dari 57.000 suara di 440 sampling TPS, Abussidik menang secara meyakinkan,”kata Direktur Eksekutif SCG, Didik Prasetyono. Didik meyakini, hasil hitung cepat tersebut tidak akan meleset. Sebab margin error hitung cepat ini hanya 1 persen. Sedangkan Ketua KPU Sumenep, Thoha Shamadi, ST berharap pada semua tim pemenangan dan pasangan calon untuk menahan diri menunggu hasil rekapitulasi Pilkada putaran II yang akan dilakukan di KPU. ”Tidak ada salahnya lembaga survei melakukan perhitungan cepat. Namun, yang pasti, KPU masih belum menentukan siapa pemenang Pilkada putaran II sebelum dilakukan rekapitulasi tingkat PPK hingga di KPU,”katanya. ( Nita, Esha )