News Room, Jum’at ( 06/11 ) Satu lagi prestasi yang diperoleh para penulis asal Kabupaten Sumenep di tingkat nasional. Yakni, 3 orang yang berhasil masuk kategori dalam rangka Lomba Mengulas Karya Sastra (LMKS) dan Lomba Menulis Cerita Pendek (LMCP) yang digelar Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional. Ketiga finalis ini, yakni Zaitur Rahiem, S.PdI asal Desa Pakamban Daya Kecamatan Pragaan (LMKS), Imam Suhairi, S.Pd dari Kecamatan Arjasa (LMKS), dan Juhairiyah Mawardi, S.PdI Desa Karduluk Kecamatan Pragaan. Ketiganya tidak hanya mewakili Kabupaten Sumenep, namun bisa dikatakan mewakili Madura bersama para finalis dari 3 Kabupaten/ Kota lainnya di Jatim, yakni dari Kota Malang, Kabupaten Magetan dan Kabupaten Gresik. Zaitur Rahiem, yang dihubungi News Room tadi siang, Jum’at (06/11) mengungkapkan, pihaknya bersama 2 temannya yang lain sudah mempersiapkan diri dalam mengikuti penilaian di tingkat nasional, sebagai pertanggung jawaban karyanya yang akan dilaksanakan di Wisma Handayani Cipete, Komplek Setjen Mendikdasmen Depdiknas Jakarta Selatan, mulai tanggal 9 hingga 11 Nopember 2009. “Menurut surat pemberitahuan kepada kami, dari 460 naskah yang masuk, kami bertiga salah satunya yang dipanggil melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep untuk berangkat ke Jakarta,â€Âungkap mantan wartawan Radar Madura (Jawa Pos Group) yang saat ini juga aktif sebagai reporter Madura Channel ini. Zaitur, begitu panggilan akrap pria sederhana ini berharap, mohon dukungan masyarakat Madura khususnya Sumenep, sehingga mereka bertiga dapat memberikan torehan tinta emas bagi karya-karya yang ditulisnya di tingkat nasional, menyusul beberapa penulis dan budayawan nasional lainnya dari Sumenep, yang sudah berkiprah di tingkat nasional. Bahkan, Zaitur juga berpesan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, khsusnya Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, agar terus memperhatikan prestasi putra-putra pendidikan Sumenep, ketika mereka sudah dapat membuktikan diri dengan membawa nama harum Kabupaten Sumenep, sehingga kedepan akan muncul kader-kader berprestasi lainnya dengan membawa semangat baru. ( Ren, Esha )