Media Center, Senin ( 02/07 ) Masih tersisa 1 kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang belum mencairkan Dana Desa (DD).
Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, mencatat
masih ada 61 desa yang belum mencairkan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa
(DD/ADD) Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2018.
Dari 61
data desa di DPMD, 1 kecamatan belum mencairkan. Yaitu Kecamatan Gayam
yang terdiri dari 10 desa. Sementara 269 desa dari total 330 desa sudah
mencairkan.
"Ada 61 desa yang belum menyetor APBDes 2018, Kecamatan
Gayam total 10 desa masih dalam proses penyetoran APBDes," kata Kepala
DPMD Kabupaten Sumenep, A. Masuni, SE, MM, Senin (02/07).
Selain
Kecamatan Gayam, kecamatan yang belum mencairkan 20 persen tahap pertama
diantaranya Kecamatan Arjasa 12 desa, Kecamatan Kota 1 desa, Kecamatan
Manding 5 desa, Kecamatan Bluto 1 desa, dan Kecamatan Guluk-guluk 7
desa.
Menurutnya, hingga kini proses pencairan dana desa tahap I sebesar 20 persen di Kabupaten Sumenep terus dipacu.
Sementara,
total dana yang akan diterima desa pada tahap pertama tahun 2018, yakni
DD sebesar Rp 55,6 miliar, dan ADD sebesar Rp 24,7 miliar. ( Nita, Fer )