Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 03-02-2006
  • 438 Kali

TERSANGKA PELAKU PENCURIAN HEWAN SAPI DIBEKUK PETUGAS

Sumenep-Infokom News Room : Tersangka pelaku pencurian hewan (Curwan) 1 ekor sapi di Dusun No’om Desa Tamedung Kecamatan Batang-batang, akhirnya Kamis kemarin (02/02) sekitar pukul 08.00 WIB, berhasil dibekuk anggota Polsek Batang-batang, setelah dilakukan pencarian selama 10 hari. Kapolsek Batang-batang, Iptu Jaswadi, ketika dihubungi melalui telepon kantornya menceritakan, tersangka Jakfar (30) warga Dusun No’om Desa Tamedung Kecamatan Batang-batang, melakukan aksi pencurian terhadap 1 ekor sapi milik Sahayu warga setempat, yakni pada tanggal 26 Januari 2006 kemarin, sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Mengetahui hal itu, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Batang-batang. Sehingga, pihaknya langsung melakukan pencarian. Namun, Jaswadi menuturkan, pencarian itu tidak sulit, karena ada saksi yang melihat tersangka pada waktu itu sedang menuntun sapi milik korban. Karena itu, anggota Polsek bersama warga setempat melakukan pelacakan terhadap rumah tersangka. Jaswadi menerangkan, setelah beberapa hari melakukan pencarian, akhirnya seorang warga Desa Tamedung tanpa sengaja mengetahui keberadaan sapi milik korban, yang ternyata disimpan di sebuah goa di Desa Badur Kecamatan Batuputih. Jaswadi menjelaskan, dengan adanya laporan penemuan sapi itu, pihaknya langsung meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian, pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap TSK di rumahnya. Dalam pemeriksaan, lanjut Jaswadi, tersangka mengakui perbuatannya. Sehingga, saat ini tersangka diamankan di Mapolsek Batang-batang. Sedangkan barang bukti berupa 1 ekor sapi di titip rawatkan pada pemiliknya. Jaswadi mengungkapkan, akibat perbuatannya itu, tersangka akan dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. Namun, Jaswadi mejelaskan, dengan tertangkapnya tersangka, ternyata masih menyisakan pekerjaan rumah (PR) bagi Polsek Batang-batang untuk segera menangkap pelaku curwan lainnya. Karena, menurut Jaswadi, sejak tanggal 23 hingga 31 Januari lalu, 6 ekor sapi milik warga setempat dilaporkan hilang. ( Nita, Esha )