Sumenep-Kominfo News Room : Angin kencang yang disertai gelombang belakangan ini mengganggu arus transportasi laut yang berdampak terhadap pengiriman kebutuhan bahan pokok (sembako) ke daerah kepulauan terhenti dan akibatnya persediaan stock sembako dikepulauan mulai berkurang. Anggota DPRD Sumenep asal kepuluuan Masalembu, Moh. Yusuf mengemukakan, kondisi cuaca yang tidak bersahabat akhir-akhir ini tidak ada satupun kapal yang beropersi kedaerah kepulauan, terutana Masalembu, tentu saja mematikan perekonomian masyarakat, karena pengirimam sembako dan BBM berhenti, bahkan kalau hal ini tetap berlanjut, sudah pasti persediaan sembako dan BBM menipis. Untuk menyikapi masalah itu pihaknya telah berkoordinasi dengan Komisi dan pemerintah daerah, agar mengoperasikan kapalnya, guna mengirim sembako dan BBM. Sementara itu Wakil Bupati Sumenep, Drs. Moch. Dahlan, MM mengatakan, pemerintah daerah telah berupaya meminta bantuan kepada KP3 Surabya untuk mengirimkan salah satu kapalnya beroperasi kedaerah kepulauan, namun nampaknya usahanya itu belum berhasil, karena pihak KP3 juga tidak berani beroperasi selama cuaca buruk. Terkait dengan transportasi kepulauan Masalembu itu pihaknya berharap masyarakat bersikap sabar menunggu hingga cuaca membaik dan pembaharuan perjajian kontrak yang rencananya akan terlaksana pada bulan ini. ( Yasik, Esha )