News Room, Sabtu ( 07/05 ) Sebuah granat nanas yang ditemukan warga Desa Benasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, pada Jum’at (06/05) kemarin, diduga peninggalan Jepang. Kabag Operasional Polres Sumenep, Komisaris Polisi Edy Purwanto, menjelaskan, hasil pengecekan sementara yang dilakukan anggota Sub Bagian Logistik, granat tersebut diduga masih aktif. “Kondisinya memang sudah berkarat. Tapi diduga masih aktif, karena komponennya lengkap dan bagus. Diperkirakan granat itu merupakan peninggalan Jepang,”kata Edy Purwanto,pada wartawan di Polres Sumenep, Sabtu (07/05). Granat tersebut, kata Edy, masih diamankan di Markas Kepolisian Resort (Mapolres) Sumenep. “Saat ini kami masih berkoordinasi dengan anggota Satuan Brimob Polda Jawa Timur di Pamekasan, untuk penelitian lebih lanjut kondisi granat tersebut. Setelah diteliti, granat itu akan diserahkan pada Satuan Brimob Polda Jawa Timur di Pamekasan,” terangnya. Edy juga mengungkapkan, pihaknya masih belum meminta keterangan penemu granat tersebut, karena pihaknya masih fokus pada penelitian granat itu. “Yang pasti penemunya bukan pemilik granat ini, karena penemunya merupakan pengepul barang rongsokan, menemukan granat ini secara tidak sengaja, bercampur dengan karung berisi barang rongsokan,” ungkapnya. ( Nita, Esha )