News Room, Senin ( 08/06 ) Aktivitas penambangan pasir liar di kawasan pesisir utara Kabupaten Sumenep, tepatnya di area pinggir pantai Desa Dasuk Timur hingga Slopeng, sudah dalam taraf memprihatinkan.
Untuk itu, Camat Dasuk, Drs. Sujarno, MH terus melakukan upaya penanggulangan, seperti salah satunya melakukan penanaman pohon cemara udang di sekitar wilayah tambang.
“Alhamdulillah, ada hasilnya. Namun malah pindah ke wilayah lainnya yang belum ditanami cemara udang,”kata Sujarno, pada News Room.
Memang, menurut Sujarno, tidak seluruh area yang menjadi lokasi pencurian pasir itu sudah ditanami cemara udang. Saat ini pihaknya memulai dari Desa Dasuk Barat yang kondisinya cukup memprihatinkan.“Ironisnya, kini pindah ke Desa Kerta Timur,”sesal Sujarno.
Sujarno bertekad, pihaknya akan terus melakukan upaya penekanan, agar aktivitas tambang pasir liar tersebut berakhir. Apalagi, khusus Kecamatan Dasuk, 6 Desa di dalamnya merupakan lahan empuk bagi para penambang liar tersebut. Seperti Desa Dasuk Timur, Dasuk Barat, Kerta Timur, Kerta Barat, Semaan, dan Slopeng.
“Jadi dari 15 Desa, kasus-kasus penambangan liar tersebut selama ini banyak dijumpai di 6 Desa tersebut. Dan ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus,”pungkasnya. ( Farhan, Esha )