Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-03-2015
  • 718 Kali

Tari Mowang Sangkal Tampil Di Acara D’Akademi 2 Indosiar

News Room, Rabu ( 25/03 ) Acara Kontes Dangdut Academy (D Academy) 2 yang disiarkan langsung oleh Stasiun Televisi Indosiar, Selasa malam (24/03), ternyata memberi kesempatan khusus kepada para penari Mowang Sangkal untuk tampil. Bahkan, sebelumnya juga diberi kesempatan menari mengiringi peserta D Akademy 2, Irwan dari Sumenep yang menyanyikan lagu Duh Angin bersama Abd. Kadir (musisi Sumenep).
 

Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si yang turut menyaksikan langsung penampilan Tari Mowang Sangkal dari Sumenep ini kepada wartawan di Jakarta mengaku, dengan penampilan tari Mowang Sangkal yang dilihat oleh masyarakat seluruh Indonesia, bahkan luar negeri tersebut, merupakan bentuk strategi promosi wisata dan seni-budaya yang dimiliki masyarakat Sumenep.

“Melalui kontes D Academy 2, memang sengaja Tari Mowang Sangkal kami tampilkan,”ungkapnya.

Menurut Bupati Sumenep yang hadir bersama istrinya, Nur Fitriana Busyro Karim, potensi wisata dan seni budaya yang dimiliki Kabupaten Sumenep perlu terus dipromosikan di tingkat nasional maupun internasional, dengan harapan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Sumenep. 

Diakui pula, jika selama ini, pihaknya telah berupaya berbuat nyata dan bisa dirasakan oleh masyarakat Sumenep. Dan, itu semua tentu tidak lepas dari dukungan dan partisipasi masyarakat. Karena itu, ke depan pihaknya mengaku perlu terus berlakukan pembenahan di semua lini.

“Semua itu akan terasa indah, dan mudah dilakukan bila semua lapisan masyarakat bersama-sama membangun menuju Sumenep lebih baik,”tambahnya.

Sementara Nurfitriana Busyro Karim yang juga sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumenep, mengakui, jika kehadirannya di acara kontes D’Academy 2 Indosiar juga men-support salah seorang peserta D Academy 2 asal Sumenep.

“Saya ikut bangga, karena peserta dari Sumenep ada yang mempunyai talenta sangat bagus di Dangdut Academi 2. Saya hadir untuk men-support Irwan dari Sumenep,”tandasnya. ( Ren, Esha)