Media Center, Rabu ( 12/01 ) Pada tahun 2022, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp1,5 miliar.
"Target tahun ini naik dibanding tahun lalu yang sebesar Rp1 miliar. Kami upayakan Rp1,5 miliar adalah target minimal. Kalau bisa ya Rp2 miliar," ujar Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumenep, Moh. Iksan, Rabu (12/01/2022).
Menurutnya, dua tahun terakhir ini dunia wisata di Kabupaten ujung timur Pulau Madura ini terkesan layu, karena terkendala Pandemi COVID-19. Ke depan, wisata di Kabupaten Sumenep harus lebih maju dan berdampak positif terhadap masyarakat.
"Tahun ini harus ada peningkatan pendapatan dari wisata dan berdampak baik terhadap masyarakat. Makanya kami akan menaikkan PAD," tandasnya.
Untuk memenuhi target tersebut, lanjut Iksan, pihaknya akan menarik kegiatan atau event yang sifatnya nasional ke Kabupaten Sumenep dan menambah fasilitas yang ada di tempat wisata. Karena hasil pantauan di sejumlah objek wisata, masih banyak fasilitas yang harus ditambah. Seperti di Pantai Lombang, membutuhkan tenda dan tempat istirahat setelah pengunjung berenang di air laut.
"Nanti, kalau ada kegiatan tingkat Provinsi dan Nasional, kami tarik ke Sumenep. Minimal ada pemasukan ke PAD dan juga kami akan menambah fasilitas di tempat wisata," jelasnya.
Selain itu, pihaknya akan mengajak kerja sama pengelola objek wisata di luar Pemerintah Daerah (Pemda). Salah satunya, tiket masuk harus diporporasi sehingga ada pemasukan ke daerah. Karena, selama ini pengelola objek wisata membuat tiket sendiri, tanpa ada porporasi.
"Salah satu bentuk kerja sama kami dengan pengelola wisata non pemerintah, kami nanti berlakukan tiket harus berporporasi, agar ada pemasukan ke pemerintah," tegasnya.
Ia berharap, semua pihak bisa mendukung kegiatan Disparbudpora demi terwujudnya keinginan bersama, utamanya yang bersangkutan dengan peningkatan PAD.
"Target kami ada kenaikan PAD, bukan kenaikan jumlah pengunjung wisata. Harapan kami ke depannya objek wisata di Kabupaten Sumenep, bisa menambah kesejahteraan masyarakat baik itu bagi pengelola maupun masyarakat umum," harapnya. ( Nita, Fer )