Media Center, Selasa ( 05/11 ) Untuk melaksanakan program pembangunan Kota Cerdas atau Smart City, semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian di Sekretariat Daerah serta Pimpinan BUMD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, melakukan penandatanganan komitmen bersama dalam rangka menyukseskan Kabupaten setempat sebagai Kota Cerdas.
"Saya harapkan, setelah penandatanganan itu, semua jajaran di Pemerintah Kabupaten Sumenep harus mendukung program smart city dengan menciptakan integritas, sinkronisasi dan sinergi perencanaan sesuai dengan tugas, pokok dan fungsi masing-masing instansinya,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si di sela-sela Penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Kota Cerdas di Kantor Bupati, Selasa (06/11).
Ia menyatakan, untuk merealisasikan program Kota Cerdas, pihaknya segera menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup), itu dilakukan agar Kabupaten Sumenep mulai melaksanakan program smart city pada tahun 2019, sebab Pemerintah Kabupaten Sumenep sudah memiliki master plan smart city.
“Kami pada tahun 2020 atau 2021 pasti membuat Peraturan Daerah (Perda)-nya, sebab untuk membuat pada tahun 2019 sudah ada program pembahasan Perda lain yang dilakukan di DPRD Sumenep, sehingga langkah awal membuat Peraturan Bupati yang prosesnya lebih cepat daripada Perda,” imbuhnya.
Penandatanganan komitmen bersama pelaksanaan pembangunan Kota Cerdas atau smart city Kabupaten Sumenep diawali oleh Sekretaris Daerah, Ir. Edy Rasiyadi, M.Si dan selanjutnya Kepala OPD, Bagian dan Kepala BUMD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep.
Sekretaris Daerah mengungkapkan, dalam program smart city juga direncanakan program pembayaran honor non tunai bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep, sebagai upaya memudahkan ASN mengetahui apakah gaji dan honornya sudah masuk ke rekeningnya.
“Kami telah menyampaikan kepada pihak pelaksana, agar ada pengembangan program untuk pembayaran non tunai, bisa terkoneksi di program smart city, sebab Pemerintah Daerah pada tahun 2019 telah melaksanakan program pembayaran honor non tunai, sehingga ASN lebih mudah mengecek gaji dan honornya apa sudah masuk ke rekening melalui telepon genggamnya,” pungkasnya. ( Yasik, Esha )