Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 24-04-2009
  • 856 Kali

Suara Pileg Di 15 TPS Sapeken, Tak Terbaca

News Room, Jum’at ( 24/04 ) Banyaknya tekanan dan ancaman yang dilayangkan pada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Sapeken, mengakibatkan suara Pileg di 15 tempat pemungutan suara (TPS) tak terbaca, karena belum dimasukkan. Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Jazuli Mudhar, mengatakan, diketahuinya suara di 15 TPS tidak terbaca, saat rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilu Legislatif (Pileg) di KPU Kabupaten Sumenep berlangsung, Kamis (23/04) malam. “Ketika kami melakukan rekap untuk perolehan suara di Kecamatan Sapeken, ternyata ada lembaran yang tertinggal. Setelah dijumlah, diketahui ada 15 TPS yang tidak dimasukkan,”terang Jazuli, pada wartawan di kantornya, Jum’at (24/04). Ia menduga, hal itu terjadi, karena kondisi PPK Sapeken belum stabil, akibat banyak tekanan dan ancaman, sehingga pada saat rekapitulasi ada lembaran yang tertinggal. “Kalau dijumlah, suaranya bisa mencapai ribuan,”katanya. Untuk itu, mumpung sekarang masih rekapitulasi berlangsung, maka PPK Sapeken diminta agar secepatnya menyusulkan perolehan suara, sehingga jumlahnya sesuai dengan jumlah TPS yang ada di Sapeken. “15 TPS yang belum dibaca tersebut, terdapat di Desa/Kecamatan Sapeken. TPS di Desa Sapeken ini berjumlah 33. Kami hanya melakukan rekap untuk 20 TPS, sedangkan sisanya 15 TPS, akan dihitung Jum’at (24/04) siang ini,” tegasnya. Jazuli memastikan, rekapitulasi perolehan suara di Kabupaten Sumenep, bakal tuntas pada Jum’at (24/04) sore. Dan, langsung dikirim ke KPU Propinsi Jawa Timur, setelah para saksi menanda tangani plano rekapitulasi penghitungan suara Pileg 2009. ( Nita, Esha )