Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-02-2013
  • 412 Kali

STIT Aqidah Usymuni Terate Gelar Diklat Jurnalistik Dasar

News Room, Rabu ( 20/02 ) Perkembangan media informasi akhir-akhir ini sudah sangat pesat, sehingga perlu ada filter yang harus dijaga oleh masyarakat yang dimulai dari keluarga, sekolah dan di lingkungan dimana anak-anak banyak melakukan aktifitas. Karena informasi bisa diterima kapan dan dimana saja melalui media internet di komputer, HP dan sebagainya. Kepala Dinas KomUnikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, Imam Trisnohadi, SH, M.Si pada kegiatan Seminar dan Dklat Jurnalistik Dasar yang dilaksanakan Lembaga Pers Mahasiswa STIT Aqidah Usymuni Terate Sumenep, di Aula Ponpes Aqidah Usymuni, Rabu (20/02). Menurutnya, saat ini media kadang dalam menyajikan pemberitaan kurang ada keseimbangan dan nara sumber yang mintai pendapat terkadang kurang berkompeten, sehingga pemberitaan kadang menyesatkan masyarakat. “Karena itu, nantinya jika menjadi seorang jurnalis harus betul-betul memahami UU RI Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers,”ujarnya. Dengan menguasai UU Pers tersebut diharapkan tulisan wartawan tidak akan akan keluar dari aturan dan kode etik jurnalistik. Dan dalam pemberitaannya tidak mudah menghakimi seseorang dengan dengan hanya komentar orang yang juga tidak tahu menahu dan tidak berkompeten. Sebab, wartawan bukanlah penyidik yang kemudian mengetahui data yang dimiliki BPKP, Inspketorat dan sebagainya. Yang kemudian dijadikan alasan untuk menulis sesuatu yang tidak jelas dan sebagainya. Sementara Ketua STIT Aqidah Usymuni Terate, Drs. KH. Syafraji. Kegiatan yang mengusung tema “Mempertanyakan Peran Media Dalam Menyongsong Pesta Demokrasi 2014. Diharapkan dapat memberikan bekal jurnalistik kepada para peserta yang terdiri dari para mahasiswa dan siswa SMA, MA di Sumenep. “Semoga melalui diklat jurnalistik ini mereka tidak hanya manguasai ilmu agama, namun mereka bisa mendalami ilmu jurnaistik,”ujarnya. Bahkan, diakui KH. Syafraji, alumninya sudah banyak berkecimpung sebagai wartawan di berbagai media dan di berbagai perusahaan media. Hal itu menunjukkan STIT Aqidah Usymuni sangat peduli terhadap dunia pers yang keberadaannya sangat dibutuhkan masyarakat. ( Ren, Esha )