News Room, Kamis ( 15/05) Kartu Pembagian Uang Tunai Siap-Beredar isu, pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informatika (Depkominfo) akan mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Kamis (15/05) ini. Santer beredar kabar pemerintah akan mengumumkannya pada pukul 16.00 WIB ini. Kabar itu berkembang karena pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) DR. Ir. Muhammad Nuh, DEA akan mengadakan jumpa pers untuk menjelaskan rencana kenaikan harga BBM pada jam itu. Dijadwalkan, penjelasan kepada pers itu akan berlangsung di kantor Menkominfo Jl. Medan Merdeka Barat, Jakarta. “Benar, besok (hari ini, red) Pak Menteri akan menjelaskan rencana kenaikan harga BBM,†kata Staf Khusus urusan Media Massa Menkominfo, Sukemi, ketika dihubungi Surya, Rabu (14/05) malam. Sukemi mengatakan, di sela mengikuti sidang paripurna kabinet di Kantor Presiden, Menkominfo sempat memberitahu dirinya agar mengundang pers untuk penjelasan terkait rencana kenaikan harga BBM. Sidang paripurna ini sendiri memang membahas tentang rencana kenaikan BBM. Sukemi mengaku belum diberitahu apa isi penjelasan yang akan disampaikan oleh Menkominfo dalam jumpa pers sore ini. Apakah terkait dengan hasil sidang paripurna cabinet, ataukah pengumuman tentang kapan tepatnya harga BBM akan dinaikkan. “Kalau soal kapan BBM akan dinaikkan, saya tidak tahu. Wong sampai pukul 20.00 WIB malam ini (tadi malam, red), masalah itu masih dibahas di sidang kabinet,†imbuh Sukemi. Isu tentang pengumuman kenaikan harga BBM memang beredar kencang kemarin. Selain karena ada rencana jumpa pers Menkominfo tersebut, juga karena persiapan terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) telah selesai. PT. Pos Indonesia (persero), yang diserahi untuk penyaluran BLT, kemarin telah menyelesaikan pencetakan kartu miskin program BLT itu. PT Pos akan segera membagikan kartu itu kepada 19,1 juta rumah tangga miskin (RTM) penerima dalam rentang waktu 20-25 Mei. "Sekarang kita tengah dalam proses distribusi kartu kepada kantor pos-kantor pos yang ada di enam daerah yang akan melakukan penyerahan (BLT) tahap pertama," kata Manajer Komunikasi Perusahaan PT. Pos Indonesia, Joesman Kartaprawira di Jakarta, Rabu (14/05). Proses selanjutnya berupa distribusi kepada RTM, imbuh Joesman, akan dilakukan oleh PT. Pos dan aparat kelurahan serta RT/RW. Hingga saat ini, pihaknya baru menerima data RTM dari BPS (Badan Pusat Statistik) untuk enam daerah. Yaitu Jakarta, Medan, Semarang, Surabaya, Bandung, dan Makassar. Dengan kenaikan harga BBM, diperkirakan akan terjadi penambahan penghematan anggaran sekitar Rp. 25,877 triliun. Dari penghematan anggaran tersebut, pemerintah akan mengalokasikan sebesar Rp. 11,5 triliun untuk program BLT kepada 19,1 juta RTM periode Juni 2008-Mei 2009. Masing-masing RTM akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 100.000.00. Sementara itu, seakan menjawab keresahan atas informasi yang berkembang di masyarakat, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Aburizal Bakrie memastikan bahwa kenaikan harga BBM belum akan diumumkan hari ini. "Memang BLT sudah siap, pencetakan kartu sudah siap. Jadi tergantung sekarang keputusan Presiden kapan mau dilaksanakan (kenaikan BBM). Kalau BLT sudah siap," ujar Aburizal di Kantor Presiden. ( Surya, Esha )