News Room, Sabtu ( 14/11 ) Sejak tahun 2008 SMPN I Gapura saat ini sudah tidak memiliki siswa binaan dari Sekolah terbuka lagi. Mereka lebih memilih sekolah umum maupun Madrasah yang ada disekitar tempat tinggalnya. Menurut Kepala SMP Negeri I Gapura, Drs. Joni Iskandar saat ini para orang tua murid sudah mulai sadar untuk menyekolahkan muridnya ke sekolah umum apalagi ada program sekolah gratis dari pemerintah. Bahkan menurutnya, sejak tahun 2005 lalu pihaknya memang berusaha menggratiskan berbagai kebutuhan sekolah bagi siswanya, terutama buku penunjang yang berkaitan erat dengan proses pembelajaran. “Para siswa diberikan buku sesuai kebutuhan mereka, sebab dengan anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang ada, tidak perlu lagi menarik sumbangan kepada siswa. Bahkan untuk pembelian perlengkapan komputer, kami tidak membebani siswa,"ujar Joni. Disamping itu pihaknya juga memberikan sepeda secara Cuma-Cuma kepada siswa yang betul-betul kurang mampu. “Setidaknya ada sekitar 70 unit sepeda yang diberikan kepada siswa dari sekolah,â€Âtegas Joni. Karena itu, menurut Joni, kemungkinan sudah tidak ada lagi kendala bagi siswa untuk bersekolah formal di SMPN I Gapura. Diaku pula, jika ada kekhawatiran penggunaan anggaran BOS tidak akan mencukupi untuk semua keperluan siswa, ditepis Kepala Sekolah yang selalu blak-blakan ini. Menurutnya, jika memang dikelola dengan baik dan benar, sekolah tetap masih mampu membiayai beberapa siswa yang memang kurang mampu. Sedangkan bagi siswa yang mampu tetap memenuhi kebutuhannya sendiri. “Sebab, pemberian bantuan dari sekolah memang lebih dikhususkan bagi siswa yang tidak mampu, sesuai ketentuan dan petunjuk pelaksanaan Biaya Operasional Sekolah (BOS) dan Wajar Dikdas (Wajib Belajar Pendidikan Dasar) sembilan tahun,â€Âtegasnya. ( Ren, Esha )