News Room, Sabtu ( 15/05 ) Dalam rangka mendukung program wajib belajar 9 tahun, UPT Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Guluk-guluk memberikan bantuan transport bagi siswa kurang mampu, melalui dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Kepala UPT SMP Negeri 1 Guluk-guluk, Drs. Imam Wahyudi mengatakan, untuk program bantuan transportasi bagi siswa kurang mampu, pihaknya bekerja sama dengan pengusaha Mobil Penumpang Umum (MPU) untuk antar jemput siswa dari rumah menuju ke sekolah dan dari sekolah menuju ke rumah siswa. Pada tahun ini, untuk program bantuan transportasi siswa kurang mampu mulai dari kelas 1 hingga kelas 3, pihaknya menyediakan anggaran dana setiap bulan sebesar Rp. 750.000,00. â€ÂDana tersebut untuk membantu transport siswa sebanyak 30 siswa kurang mampu, dengan perincian setiap siswa memperoleh bantuan sebesar Rp. 25.000,00,â€Âtegasnya. Imam Wahyudi menyatakan, program bantuan transportasi bagi siswa kurang mampu, ternyata mendapat respon positif orang tua siswa, sebab selain meringankan beban biaya pendidikan anak-anaknya, juga siswa ketika berangkat dan pulang sekolah selalu tepat waktu. â€ÂDengan adanya mobil antar jemput siswa, orang tua menjadi senang, sebab anak-anakanya tidak terlambat datang sekolah dan pulang kerumah,â€Âungkapnya. Imam Wahyudi mengungkapkan, selain program melalui dana BOS, lembaganya juga melaksanakan program teman asuh untuk memupuk kepedulian sosial siswa bagi temen-temennya yang kurang mampu. Dengan program teman asuh tersebut, siswa dari keluarga mampu memberikan sumbangan sukarela setiap minggunya, dan hasil sumbangan sukarela tersebut diperuntukkan kebutuhan belajar siswa kurang mampu, seperti pembelian seragam sekolah, sepatu dan tas. ( Yasik, Esha )