News Room, Kamis ( 23/02 ) Mempersiapkan menjadi Rencana Sekolah Berstandart Internasional (RSBI), Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kalianget yang tinggal sejengkal lagi, terus melakukan terobosan, agar harapan itu menjadi kenyataan. Bahkan dalam rangka persiapan, seperti peningkatan pelayanan serta pencapaian ISO sebagai suatu syarat untuk menjadi RSBI, sudah dilakukan dan telah dikunjungi Tim Penilai dari Jerman pada bulan Desember 2011 lalu. Kepala SMK Negeri 1 Sumenep, Drs. M. Taufik Rahman, MM kepada News Room, Kamis (23/02) diruang kerjanya mengungkapkan, untuk menuju RSBI harus sudah bersertifikat ISO, sertifikat ISO tahun 2008-2011 dari Jerman, sangat diperlukan, disamping kelengkapan sarana dan prasarana yang memadai. “Kami juga persiapkan program unggulan untuk jurusan Budidaya Hasil Kelautan dan Meubeler dengan hasil produk yang mampu untuk dipasarkan,”ujarnya. Karena itu, dengan pencapaian RSBI nantinya SMKN 1 Kalianget dapat membuktikan sebagai sekolah kejuruan yang dapat memberikan nilai positif bagi pendidikan kejuruan di Sumenep. Meskipun diakui RSBI bukan semata-mata untuk kebanggaan, namun bagaimana agar mampu membuka peluang sekolahnya untuk diketahui dunia internasional. Dijelaskan, dari 6 jurusan yang ada di SMK Negeri 1 Kalianget sendiri, dari berbagai jurusan seperti menggambar bangunan, las, meubeler, pengolahan hasil rumput laut, service motor ringan, listrik dan sebagainya sudah memiliki peralatan yang memadai, namun masih memerlukan bahan praktek untuk menghasilkan karya nyata. “Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan SMKN 1 Kalianget sebagai sekolah yang betul-betul ampu mencetak generasi kreatif dan memiliki peluang kerja nyata di era mendatang,”pungkasnya. ( Ren, Esha )