News Room, Jum’at ( 28/10 ) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kalianget saat ini dipersiapkan pada Rencana Sekolah Berstandart Internasional (RSBI). Karena itu, pihak sekolah sibuk mempersiapkan berbagai program persiapan seperti peningkatan pelayanan serta pencapaian ISO sebagai suatu syarat untuk menjadi RSBI. Kepala SMK Negeri 1 Sumenep, Drs. M. Taufik Rahman, MM kepada News Room, Jum’at (28/10) di ruang kerjanya mengungkapkan, untuk menuju RSBI tidak mudah, namun perlu ditunjang berbagai persiapan sarana dan prasarana yang memadai. “Jadi secara umum kami melakkukan persiapan daam peningkatan pelayanan seperti pelaksanaan belajar mengajar di kelas yang juga ditunjanga sarana yang memadai,”ujarnya. Apalagi tegas Taufik salah satu yang akan menunjang sebagai RSBI harus sudah bersertifikat ISO. Karena itu saat ini sudah dalam bimbingan memenuhi sertifikat ISO tahun 2008-2011 dari Jerman. Menurutnya, peningkatan sekolahnya untuk menjadi RSBI bukan semata-mata untuk sekedar memiliki status bertarap internasional. Namun, karena kebutuhan pendidikan kejuruan kedepan memang perlu terus dikembangkan. Apalagi, tegas Taufik di Sumenep sendiri masih sangat minim sekolah kejuruan. Sebagai sekolah kejuruan memang 60 persen pembelajarannya merupakan praktek. Dari enam jurusan yang ada di SMK Negeri 1 Kalianget sendiri, dari berbagai jurusan seperti menggambar bangunan, las, meubeler, pengolahan hasil rumput laut, service motor ringan, dan sebagainya memerlukan peralatan untuk praktekel. “Mudah-mudahan dengan pencapaian RSBI dapat membuktikan SMK bisa memberikan out put yang positif bagi pendidikan kejuruan di Sumenep,”pungkasnya. ( Ren, Esha )