Media Center, Minggu ( 31/08 ) Puskesmas Pagerungan bersama SKK Migas dan Kangean Energy Indonesia (KEI) Ltd, terus berupaya menekan angka tengkes dengan program percepatan penanganan tengkes, di Desa Pagerungan Besar, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep.
Program ini menyasar 20 anak yang teridentifikasi mengalami tengkes. Mereka akan mendapatkan pendampingan intensif selama 120 hari dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi.
“Dalam pendampingan tersebut, anak-anak akan mendapat makanan tambahan dari kader Posyandu yang sudah kami latih. Harapannya, gizi mereka bisa meningkat secara signifikan,” kata Yuliani, Bidan Koordinator Puskesmas Pagerungan Besar sekaligus sebagai Pendamping Tengkes (Stunting) pada Balita saat dikonfirmasi Minggu, (31/08/2025).
Pihaknya menerangkan, bahwa ada 20 kader posyandu yang terlibat langsung sebagai tim pendamping, didukung oleh tenaga profesional, yakni satu bidan puskesmas dan satu penanggung jawab gizi dari Puskesmas Pagerungan Besar.
"Sepanjang pendampingan 120 hari akan dilaksanakan setiap hari dan giat Posyandu 1 minggu sekali, nantinya kami cek berat badan, tinggi badan, dan menilai perkembangan status gizi anak," ungkapnya.
Tidak hanya itu, kata Yuliana, ia juga menyampaikan terima kasih kepada SKK Migas-KEI, karena selalu melibatkan diri dalam kegiatan kesehatan masyarakat di Pagerungan Besar.
"Atas dukungan SKK Migas-KEI untuk penanganan tengkes ini kami menyampaikan terima kasih. Semoga ke depan, masyarakat menjadi lebih baik dari sisi perkembangan gizi dan menjadi anak yang bermanfaat," paparnya.
KEI menegaskan, program ini tidak hanya fokus pada penanganan 20 anak tengkes, tetapi juga menekan upaya pencegahan.
“Kami berharap kader posyandu terus aktif melaksanakan kegiatan rutin. Pencegahan tengkes sama pentingnya dengan penanganan, agar ke depan kasus serupa bisa ditekan sejak dini,” kata Manager Humas KEI, Kampoi Naibaho.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak di Pagerungan Besar, sekaligus mempercepat pencapaian target penurunan tengkes di Kabupaten Sumenep. ( Gun, Fer )