News Room, Jumat ( 12/06 ) Harapan Bupati Sumenep, Dr. KH. A. Busyro Karim, M.Si, agar Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep terus meningkatkan pelayanan kesehatan untuk benar-benar menyentuh lapisan masyarakat, khususnya mereka yang kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan Jamkesda dengan baik, disambut positif Kepala Dinas Kesehatan sumenep, dr. H. A. Fatoni, M.Si.
Menurutnya, pelayanan kesehatan bagi masyarakat, akan terus di maksimalkan. Apalagi dengan dana yang ada, baik dari APBD, APBD Propinsi dan APBD Kabupaten Sumenep, sudah cukup untuk memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat. Bahkan, tahun ini Dinas Kesehatan Sumenep jika ditotal, memiliki kegiatan fisik sekitar Rp. 20 milyar lebih, dan untuk obat-obatan totalnya bisa mencapai Rp. 50 milyar.
“Kami akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat, karena itu salah satunya juga membutuhkan peran Kepala Desa dalam menyiapkan berbagai administrasi yang diperlukan,”ungkapnya.
Sebab, program Jamkesda, Jamkesmas, maupun BPJS membutuhkan prosedur administrasi yang baik. Misalnya, Desa bisa menyiapkan administrasi yang diperlukan, seperti surat keterangan tidak mampu, KTP dan KK yang benar dan sebagainya.
Sementara itu, mengenai harapan Bupati Sumenep, agar Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep juga terus melakukan inovasi, bahkan, bisa berprestasi seperti yang diperoleh Kabupaten Aceh Singkil, yang melakukan inovasi kemitraan dukun dan bidan dalam pelayanan persalinan.
dr. Fatoni mengakui, jika di Sumenep sebenarnya juga sudah dilakukan sejak tahun 2005. “Jadi, kerjasama bidan dan dukun anak memang sudah dilakukan, hanya saja yang di Kabupaten Aceh Singkil memang kebetulan, karena merupakan inovasinya baru,” tambahnya. ( Ren, Esha )