Sms Pengaduan :
news_img
  • ADMIN
  • 20-05-2005
  • 663 Kali

SETELAH DIKAWIN SUNTIK, HASIL POPULASI TERNAK SAPI BAGUS DAN MENINGKAT

Sumenep-Infokom News Room : Kepala Desa Batang-batang Daya, Aur Santoso merespon positif Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Peternakan Kabupaten Sumenep, yang melakukan kawin suntik atau insimidasi terhadap hewan sapi di desanya. Sebab menurut Aur Santoso, populasi peternakan, khususnya sapi di desanya, setelah dilakukan kawin suntik tersebut cukup bagus. Hal itu diungkapkan Kades Aur Santoso kepada News Room disela-sela kunjungan Bupati Sumenep, KH. Moh. Ramdlan Siraj, SE, MM ketika melihat kawin suntik terhadap puluhan sapi di Desanya, usai melakukan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong, Kamis (19/05). Aur Santoso mengakui, masyarakatnya banyak yang antusias, karena hasil dari kawin suntik tersebut menghasilkan sapi yang sangat bagus untuk pedaging, karena body sapi besar, dan banyak menghasilkan daging. Apalagi di Desa Batang-batang Daya tersebut menurut Santoso, cukup banyak peternak bahkan pedagang sapi, sehingga hasil mereka akan lebih baik dari sebelumnya. Sementara ditanya potensi lain yang menjadi penghasilan bagi para penduduk di Desanya yang berada tepat di ibukota Kecamatan Batang-batang itu, menurut Santoso, potensi lain yang menjadi penghasilan warganya adalah dibidang pertanian, diantaranya petani pohon kelapa juga sebagian petani tembakau. Khusus untuk pohon kepala ini, memang diakui Kades Santoso, selama ini yang dikeluhkan petani, karena rendahnya harga dan pemasarannya yang masih sulit. Saat ini harga kelapa perbutir yang diambil pedagang hanya seharga Rp. 300,- hingga Rp. 400,-. Sedangkan harga yang stabil seharusnya sekitar Rp. 750,- perbutir. Santoso berharap, nantinya akan ada pabrik kelapa di Desanya yang dapat menampung hasil kelapa dari para petani, sehingga harganya akan dapat diharapkan oleh petani. Lebih lanjut Aur Santoso mengakui, jika penduduk di desanya juga banyak yang memproduksi tikar, produksi krupuk dan peralatan dapur, seperti panci, dandang dan sebagainya, walau masih bersifat perorangan. Bahkan khusus produksi dapur itu telah mendapatkan bantuan peralatan dari Disperindag Sumenep. Diakhir perbincangannya, Kades Santoso mengaku bangga dengan dipilihnya Desa Batang-batang Daya sebagai lokasi pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong tahun 2005 ini. “Partisipasi masyarakat disini sangat mendukung semua program pemerintah dalam peningkatan tarap hidup masyarakat. Hal itu terbukti, Desa kami sudah tiga kali mewakili Kabupaten Sumenep dalam beberapa lomba ditingkat Pembantu Gubernur di Pamekasan�, pungkas Kades Aur Santoso bangga. ( Ren, Esha )