News Room, Jum’at ( 03/12 ) Perhatian Kementerian Agama Kabupaten Sumenep terhadap para tenaga pengajar, mulai tingkat Raudhatul Adfal (RA) hingga Madrasah Aliyah (MA) terus meningkat. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya pembinaan maupun terus memotivasi bagaimana mendapat tambahan penghasilan, seperti sertifikasi dan sebagainya. Peluang itu tidak disia-siakan oleh guru yang sudah bisa memenuhi berbagai persyaratan dan sebagainya. Terbukti, sejak tahun 2007 hingga 2010 ini, mencapai 1.066 guru. Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Mapenda Kantor Kementerian Agama Kaupaten Sumenep, Drs. H. Idham Chalid, MH. Dijelaskan, dari jumlah guru yang sudah bersertifikasi tersebut, terdiri dari 352 guru PSN dan 714 orang non PNS. “Memang jumlah sertifikasi guru non PNS lebih banyak dari guru PNS karena kenyataannya dari sekitar 19 ribu guru PNS dilingkungan Kemenag Sumenep, hanya 600 guru yang berstatus PNS,”ujar H. Idham. Sebenarnya, menurut H. Idham, dari ribuan guru yang sudah mengajukan sertifikasi, baik guru PNS maupun non PNS sudah banyak yang memenuhi persyaratan. Hanya saja, pemberian tunjangan sertifikasi itu juga menyesuaikan anggaran yang ada di Kementerian Agama. “Kami berhadap secara bertahap dari usulan yang sudah kami ajukan ke Kantor Kementerian Agama Propinsi Jawa Timur, bisa lolos sertifikasinya,”pungkasnya. ( Ren, Esha )