News Room, Rabu ( 14/08 ) Selama lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah, 2 tempat wisata alam, yakni Pantai Lombang, di Kecamatan Batang-batang dan Slopeng, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep menyumbang ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 42.500.000,00. Pemerintah Kabupaten Sumenep tidak ikut serta dalam pengelolaan tempat wisata pantai itu, melainkan bekerjasama dengan pihak ketiga sebagai pengelola dalam bentuk kontrak perjanjian. Sesuai kontrak antara pemerintah setempat dengan pengelola di 2 tempat wisata pantai itu, untuk pantai Lombang nilai kontrak selama sepekan ini sebesar Rp. 22.500.000,00 dan Pantai Slopeng sebesar Rp. 20.000.000,00. Kepala Dinas Kebudayaan, Parawisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Sumenep, Drs. Bambang Irianto, M.Si menjelaskan, untuk pengelolaan 2 wisata pantai pada masa lebaran ini, diserahkan kepada pihak ketiga. “Jadi, pemerintah tidak lagi mengurusi pesta lebaran ketupat yang puncaknya biasa diperingati pada hari ke 7 setelah lebaran Idul Fitri. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak pengelola untuk sajian dilokasi 2 wisata pantai tersebut. Terserah pengelola, hiburan apa yang akan ditampilkan dipuncak lebaran ketupat nanti, yang jelas pasti ada kegiatan disana,”terang Bambang, Rabu (14/08). Menurut Bambang, untuk dua tempat wisata pantai itu, pengunjung cukup mengeluarkan uang sebesar Rp. 7.000,00 tiket masuk per-orangnya. Harga tiket ini lebih tinggi dari sebelumnya yang hanya sekitar Rp. 4.500,00 per-pengunjung. Hal itu merupakan kebijakan pengelolanya. “Harga tiket di wisata pantai Sumenep kalau dibandingkan dengan tempat wisata di luar Madura, sangat murah, karena keindahan pantainya juga sangat membius banyak pengunjung,”ujarnya. Dia berharap, dipuncak lebaran ketupat mendatang, para pengunjung bisa menikmati suasana keindahan pantai, tanpa berbuat anarkis, supaya acara yang disiapkan pengelola berlangsung aman dan lancar. “Mudah-mudahan di acara khusus puncak lebaran ketupat nanti, semua kegiatan di 2 lokasi wisata pantai berjalan aman, lancar dan tidak ada kendala apapun,”ungkap Bambang penuh harap. ( Nita, Esha )